Konstruksi Media – Persatuan Konsultan Indonesia (PERKINDO) resmi menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) VI di Bandar Lampung, Rabu (28/1).
Forum strategis ini menjadi momentum konsolidasi besar bagi para konsultan nasional untuk meningkatkan daya saing di tengah kompetisi global dan percepatan teknologi digital.
Acara dibuka langsung oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, didampingi Ketua Umum DPP PERKINDO, Nunus Nugroho.
Baca Juga:
Perkindo bersama Waagner Biro Indonesia Sharing Knowledge Pembangunan Jembatan Modular
Hadir pula perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum, Airyn Saputri Harahap, yang memberikan paparan secara virtual mengenai arah kelembagaan jasa konstruksi nasional.
Kolaborasi Menuju Kekuatan Ekonomi Dunia
Dalam sambutannya, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menekankan bahwa sektor konstruksi dan konsultansi merupakan tulang punggung ekonomi nasional.
Ia mengingatkan bahwa Indonesia diproyeksikan menjadi kekuatan ekonomi lima besar dunia pada 2045, sehingga peran konsultan profesional sangat krusial.
Menurutnya, Konsultan PERKINDO harus mampu memanfaatkan peluang pasar, baik di level nasional maupun internasional.

Transformasi Digital Jadi Peta Jalan Organisasi
Ketua Umum DPP PERKINDO, Nunus Nugroho, menyoroti bahwa Rakernas VI ini harus menjadi “mesin keputusan” yang menghasilkan aksi nyata. Ia menekankan dua poin utama: peningkatan kompetensi melalui sertifikasi profesi dan percepatan transformasi digital.
Nunus mengatakan digitalisasi dalam praktik jasa konsultansi adalah pemacu efisiensi dan produktivitas. Rekomendasi dari forum ini akan menjadi peta jalan konkret bagi anggota PERKINDO agar tetap relevan dengan kebutuhan industri modern.
Rakernas ini menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis untuk periode 2026–2027. Fokus utamanya adalah memperkuat kapabilitas profesional anggota agar tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi pemain kunci dalam proyek-proyek infrastruktur strategis nasional dan global.




