Rakernas INKINDO, Tetapkan 8 Bakal Calon Ketua Umum

Peter Frans: Pemilihan Ketua DPN INKINDO empat tahun sekali, persahabatan selamanya.

Konstruksi Media – Dalam penyelenggaraan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (INKINDO) yang ke-2, Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional (DPN) INKINDO Peter Frans mengungkapkan beberapa hal yang saat ini tengah terjadi di sektor konstruksi dalam negeri. Salah satu yang menarik yakni menetapkan bakal calon Ketua Umum DPN INKINDO periode 2022-2026 yang berjumlah depan (8) calon.

“Sektor konstruksi Indonesia saat ini sedang tidak biasa-biasa saja, seperti masalah OSS (One Single Submission), masalah kekurangan tenaga ahli (TA). Kalau dulu ada darurat insinyur sekarang darurat SKK (Sertifikat Kompetensi Kerja) konstruksi,” ungkap Peter saat ditemui Konstruksi Media usai Rakernas INKINDO ke-2 di Hotel Mercure, Ancol, Rabu, (27/7/2022).

Ia mengatakan, saat ini jumlah tenaga ahli yang memiliki SKK baru berjumlah 7.000-an orang, sementara kebutuhannya saat ini sekitar 200 ribu SKK.

“Inilah mengapa saya katakan sektor konstruksi sedang tidak baik-baik saja, dari kebutuhan 200 ribu, hanya terpenuhi sekitar 7.000 saja. Artinya baru sekitar 3% yang terpenuhi, sementara sisanya 97% belum terpenuhi,” tuturnya.

“Kita sangat darurat (SKK), sehingga kita mendesak Pemerintah (Kementerian PUPR) untuk memberlakukan relaksasi melalui Peraturan Menteri PUPR (Permen). Infonya Permen-nya sudah ditandatangani oleh Pak Menteri PUPR, cuma belum keluar. Kita tunggu saja. Banyak relaksasi, karena belum resmi, kita tunggu dulu resminya. Tapi kita sudah suarakan di rakernas ini,” sambung Peter.

Dia mengungkapkan salah satu contohnya yakni satu tenaga ahli dapat merangkap 5 sub bidang konstruksi. Selain itu, kalau dulu sertifikat kompetensi ahli (SKA) berlaku 3 tahun sekarang masa berlakunya dikali 3 (tahun), yang berarti berlaku sampai 9 tahun.

Dia menjelaskan, Rakernas ini merupakan event (kegiatan yang harus dilakukan) sebelum Musyawarah Nasional (Munas). Sebagaimana diketahui INKINDO akan mengadakan Munas pada 5 Desember 2022 mendatang di Surabaya, Jawa Timur.

Baca Juga : Peter Frans: Konsultan Hebat Bisa Bangun Peradaban

Dalam rakernas ini yang juga menjadi perhatian yakni mengubah role sharing (pembagian keuntungan) antara DPN INKINDO, LSINKINDO dan DPP (Dewan Pengurus Provinsi) INKINDO.

Karena para anggota merasa role sharing yang lama sudah tidak update. Sehingga akan dilakukan perbaikan dengan yang baru.

Tak hanya itu, dalam Rakernas tersebut juga ditetapkan calon Ketua Umum INKINDO untuk periode 2022-2026. Di mana terdapat delapan (8) calon yang akan menjadi Ketua Umum DPN INKINDO.

Suasana Rakernas ke-2 INKINDO yang berlangsung di Hotel Mercure Ancol, Jakarta. Dok. Ist Komed

“Dalam rakernas ini ditetapkan ada 8 calon Ketua Umum DPN INKINDO. Pemilihan calon tersebut akan dilaksanakan dua metode yakni pertama secara sistem elektronik voting (E-vote) dan kedua pemilihan secara langsung,” jelasnya.

Dirinya berpesan kepada ke-8 bakal calon Ketua Umum DPN INKINDO ini untuk senantiasa menjalankan program kerjanya sesuai dengan AD/RT (Anggaran Dasar/Rumah Tangga) dan mengacu kepada road map INKINDO menuju INKINDO Emas di 2030.

“Peta jalan sudah dibuat dan boleh melakukan variasi, tetapi pakailah koridor ini sebagai pedomannya. Pemilihan Ketua DPN INKINDO itu 4 tahun sekali, persahabatan selamanya,” tutupnya.

Adapun bakal calon Ketua Umum DPN INKINDO periode 2022-2026 yakni :

1. Salim Haris, INKINDO DPP Maluku Utara, PT Haleyora Perencanaan Indonesia.
2. Erie Heryadi, Wakil Ketua Umum Bidang Pemerintahan, Hubungan Internasional dan Pengembangan Pasar Luar Negeri (WKU PLN) DPN INKINDO, PT Amythas.
3. Nurshodiq, INKINDO DPP Riau PT Tri Karsa.
4. Syamsul Arifin, INKINDO DPP Kalimantan Selatan, PT Wirawidyatama
5. Ilham, INKINDO DPP Riau, CV Global Kreatif Konsultan.
6. Marwan P. Z, INKINDO DPP Papua dan Papua Barat, PT Retro Hasyirindo Cons.
7. Imam Hartawan, INKINDO DKI Jakarta, PT Disiplan Consult.
8. Muhammad Dahir, INKINDO DPP Sulawesi Selatan, PT Antariksa Globalindo.

Baca Artikel Selanjutnya :

Spread the info

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button