Info ProyekNews

Proyek PLTM Bone Bolango 9,9 MW Tuntas Beroperasi, Lulusan ITPLN Terlibat Sejak Konstruksi

PLTM Bone Bolango di Gorontalo resmi beroperasi secara komersial setelah sempat terhenti.

Konstruksi Media – Proyek IPP Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) Bone Bolango di Gorontalo resmi beroperasi secara komersial setelah sempat terhenti. Pembangkit berkapasitas 9,9 megawatt itu kini telah tersambung ke sistem kelistrikan Gorontalo.

PLTM yang berada di Desa Poduwoma, Kecamatan Suwawa Timur, memanfaatkan aliran Sungai Bone. Fasilitas ini dilengkapi dua turbin masing-masing berkapasitas 4,5 megawatt serta bendungan sepanjang 107 meter dengan tinggi 26,5 meter.  Pembangunan proyek tersebut sempat tertunda akibat pandemi Covid-19.

Lulusan ITPLN Diterjunkan ke Lokasi Proyek

ITPLN
Sejumlah lulusan diturunkan untuk memperkuat pembangunan proyek. Dok.ITPLN

Saat proyek kembali berjalan, sejumlah lulusan Institut Teknologi PLN (ITPLN) diterjunkan untuk memperkuat tim hingga tahap commercial operation date (COD). Keterlibatan mereka dimulai sejak fase konstruksi.

Tim Pengembangan Bisnis Yayasan Pendidikan dan Kesejahteraan PLN (YPK PLN), Pandu Angklasito, mengatakan kebutuhan tenaga teknik menjadi alasan utama pelibatan alumni ITPLN.

“Pada November 2024 kami mendapat informasi adanya pembangunan IPP PLTM yang memerlukan SDM teknik sampai tahap COD. Lokasinya menantang, dekat hutan lindung di perbatasan Gorontalo–Sulawesi Utara,” ujar Pandu.

Baca Juga:

Groundbreaking Aria Puri Greenwoods, Tipe Signature Diperkenalkan dengan 98 Unit

Ia menyebut proses seleksi tidak hanya mempertimbangkan kompetensi teknis, tetapi juga kesiapan bekerja di lapangan dengan kondisi geografis yang menantang.

“Prioritas diberikan kepada putra daerah Sulawesi, terutama Gorontalo. Namun karena belum tersedia, tim memilih lulusan dari Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan,” ucapnya.

Selama berada di lokasi, para lulusan menjalani pelatihan lintas bidang. Mereka terlibat dalam pekerjaan sipil hidrologi, mekanikal, instalasi listrik, sistem kontrol, hingga pengelolaan lingkungan.

“Pembelajaran lapangan didampingi instruktur berpengalaman, termasuk pensiunan PLN Indonesia Power dengan jam terbang lebih dari 30 tahun. Pendampingan dilakukan bertahap: mulai dari mekanikal-elektrikal, manajemen proyek dan sipil-hidrologi, hingga sistem kontrol,” kata Pandu.

Masuk Tahap Operasi dan Monitoring PLN

Selain mendampingi konstruksi, tim juga mengikuti pengujian peralatan dan verifikasi dokumen teknis sebagai syarat kelayakan operasi. Proses tersebut dipantau dari Jakarta dan didukung pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan.

General Manager PT PLN (Persero) UID Suluttenggo, Usman Bangun, turut meninjau operasional pembangkit tersebut.

“Pertahankan performa unit, tingkatkan koordinasi lintas pihak, dan pastikan pemeliharaan rutin berjalan sesuai prosedur agar kontinuitas pasokan listrik kepada masyarakat tetap terjamin,” ujar Usman Bangun.

Baca Juga:

Usung Konsep 10 Minutes City Living, Paramount Gading Serpong Jadi Incaran Pemburu Rumah

Salah satu alumni ITPLN yang terlibat, Silvia Anggraeni, mengatakan keberhasilan mencapai tahap operasi komersial merupakan hasil kerja kolektif tim.

“Kami bangga dapat menuntaskan proyek IPP PLTM Bone Bolango hingga tahap operasi komersial dengan tetap menjaga standar teknis, keselamatan kerja, dan tata kelola lingkungan,” kata Silvia.

Artikel Terkait

Back to top button
Chat WhatsApp

HUBUNGI KAMI

👑 Berlangganan Artikel Premium 📰 Iklan Display Produk (Majalah dan Website) 📣 Liputan Khusus
Banner Kiri
Banner Kanan