Proyek MRT Kembangan-Balaraja Dimulai, Simak Daftar Lokasi dan Pengembang yang Terlibat
Proyek MRT Jakarta Timur-Barat Fase 2 siap tembus Balaraja, Banten sepanjang 30 KM. Intip daftar 14 titik stasiun dan kolaborasi pengembang besar di sini.
Konstruksi Media – Wajah Provinsi Banten diprediksi akan berubah total seiring dengan rencana perluasan proyek MRT Jakarta Lintas Timur-Barat Fase 2. Jalur sepanjang kurang lebih 30 kilometer ini akan menghubungkan Kembangan hingga Balaraja, menciptakan konektivitas baru yang strategis antara Jakarta dan penyangga baratnya.
Studi proyek ambisius ini segera dilakukan menyusul penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PT MRT Jakarta dengan sejumlah pengembang properti raksasa pada Kamis (5/2/2026). Sinergi ini bertujuan mengoptimalkan pengembangan kawasan Transit Oriented Development (TOD) dalam radius 700 meter dari stasiun.
Kolaborasi Pengembang Raksasa
Proyek ini memicu antusiasme tinggi dari sektor swasta. Beberapa pengembang besar yang berkomitmen dalam studi bersama ini meliputi:
- Summarecon Serpong & Summarecon Tangerang
- Alam Sutera Realty
- Lippo Land (Lippo Karawaci)
- Paramount Land
- Intiland Development (Sinar Puspapersada)
- Metland Cyber Puri
Direktur Utama PT MRT Jakarta, Tuhiyat, menegaskan bahwa kolaborasi ini adalah langkah nyata untuk membangun transportasi massal yang berkelanjutan. “Lintas Timur-Barat adalah koridor strategis yang menghubungkan hunian, industri, dan pusat pertumbuhan baru di Jakarta serta Banten,” ujarnya.
Baca juga: MRT Jakarta Kaji Jalur Kembangan–Balaraja, Proyek Timur–Barat Ditargetkan 30 Kilometer
Fokus pada Kualitas Hidup dan Efisiensi
Melalui konsep TOD, MRT Jakarta tidak hanya fokus pada mobilitas, tetapi juga peningkatan kualitas hidup masyarakat di sekitar stasiun. Kerja sama dengan pengembang diharapkan dapat meringankan beban pendanaan publik sekaligus menciptakan nilai tambah ekonomi.
Tuhiyat juga mengapresiasi dukungan dari Kementerian Perhubungan, Bappenas, serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Banten dalam mewujudkan konektivitas lintas wilayah ini.
Daftar 14 Titik Stasiun MRT Lintas Barat (Banten)
Tahap I Lintas Barat akan membentang sepanjang 29,9 Km dengan titik-titik stasiun sebagai berikut:
- Balaraja
- Cibadak
- Pasir Gadung
- Otonom
- Bunder
- Kadu
- Bencongan
- Danau Ranau
- Kelapa Dua
- Kebon Nanas
- Panunggangan
- Kunciran
- Hasyim Asy’ari
- Karang Tengah
Pembangunan ini menjadi prioritas nasional untuk mendukung transformasi transportasi publik yang modern, sekaligus memecah kepadatan lalu lintas di jalur penghubung Jakarta-Banten. (***)

