Proyek LRT Velodrome-Manggarai Dikebut, Progres Tembus 89 Persen
Penambahan masinis dan pembangunan viaduct terus dikebut.
Konstruksi Media – Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B yang menghubungkan Manggarai hingga Velodrome terus menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga akhir Desember 2025, PT Jakarta Propertindo (Perseroda) mencatat progres fisik trase Manggarai–Velodrome telah mencapai 89,22 persen.
Berdasarkan pantauan di kawasan Manggarai, struktur jalur layang (viaduct) LRT terlihat hampir tersambung sepenuhnya. Pengerjaan terus dipercepat guna memenuhi target penyelesaian yang ditetapkan pada Agustus 2026.
Target Operasional Agustus 2026
Proyek strategis ini diproyeksikan mulai beroperasi pada Agustus 2026 untuk memperkuat konektivitas dan mobilitas warga Jakarta. Kehadiran rute baru ini diharapkan menjadi solusi transportasi publik yang lebih terintegrasi, sekaligus mendukung penguatan sistem angkutan massal di ibu kota.
Direktur Utama PT LRT Jakarta, Roberto Akyuwen, mengungkapkan pihaknya telah melakukan berbagai persiapan operasional, termasuk perekrutan masinis baru.
“Sejak awal tahun ini LRT Jakarta sudah mulai melakukan perekrutan masinis, ada 20 orang masinis yang kemudian lolos dalam proses seleksi,” ujarnya.
Baca juga: LRT Velodrome–Manggarai Berpeluang Diperpanjang, Keputusan Ditentukan 2026
Penambahan masinis dinilai penting mengingat rute LRT akan bertambah dengan beroperasinya fase 1B. Nantinya, total terdapat 11 stasiun pada fase 1A dan 1B yang menghubungkan Pegangsaan Dua, Kelapa Gading hingga Manggarai.
Rincian Progres Pembangunan
Pada kesempatan terpisah, Direktur Proyek LRT Jakarta, Ramdani Akbar, menyebut progres keseluruhan fase 1B per minggu kedua November 2025 telah mencapai 80,57 persen, sementara pembangunan viaduct telah menyentuh 95,40 persen.
Adapun progres sejumlah stasiun sebagai berikut:
- Stasiun Rawamangun: 91,69 persen
- Stasiun Pramuka BPKP: 65,29 persen
- Stasiun Pasar Pramuka: 45,24 persen
- Stasiun Matraman: 65,89 persen
- Stasiun Manggarai: 30,42 persen
“Kita masih menargetkan agar proyek ini selesai di Agustus 2026 rampung semuanya,” tegasnya.
Dengan capaian progres yang terus meningkat, proyek LRT Jakarta Fase 1B diharapkan dapat segera beroperasi sesuai jadwal dan menjadi tulang punggung konektivitas transportasi publik di Jakarta. (***)




