EQUIPMENTProduct

Propan Raya Dukung Pembangunan IKN Nusantara, TKDN Capai 82 Persen

Dengan nilai TKDN yang tinggi, Propan siap mendukung pembangunan IKN Nusantara.

Konstruksi Media – PT Propan Raya turut mengambil peran untuk menjadi bagian dalam pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara yang berlangsung di Kalimantan Timur (Kaltim).

Dalam gelaran Project Community yang berlangsung di di Hotel Aston Simatupang mengangkat tema “TKDN Untuk Pembangunan IKN”, diselenggarakan sebagai bentuk sosialisasi terutama untuk persiapan pembangunan IKN yang tengah gencar-gencarnya.

Direktur PT Propan Raya Yuwono Imanto mengatakan, saat ini, TKDN sedang menjadi pembahasan hangat ditengah pembangunan Indonesia. Hal ini sejalan dengan ajuran pemerintah untuk meningkatkan pembelian dari dalam negeri, jelas hal ini sebagai upaya pemulihan ekonomi Indonesia yang sempat terpuruk akibat pandemi.

“Pembangunan IKN yang sedang berjalan menjadi ajang yang tepat dalam mendukung program pemerintah untuk menggunakan produk ber-TKDN tinggi. Berbagai macam persiapan tengah digencarkan, mulai dari pembangunan infrastruktur bahkan persiapan SDM,” ungkapnya, Sabtu, (17/12/2022).

Dia menambahkan, berbagai macam usaha tengah dilakukan guna mendukung IKN, dimulai dari pelatihan Tenaga Kerja Konstruksi, Inovasi Produk Terkini, dan meningkatkan nilai TDKN produk Propan Raya.

Baca Juga : Hadir di IndoBuildtech, Propan Berikan Inovasi Terbaru untuk Dunia Konstruksi

Melihat hal tersebut , Propan Raya siap mendukung dalam pembangunan IKN salah satunya tingginya TKDN produk Propan Raya.

Yuwono menyampaikan bahwa Propan memiliki berbagai macam produk tersertifikasi TDKN dengan nilai yang tinggi.

Propan Raya hadir dalam diskusi TKDN pembangunan IKN Nusantara. Dok. Ist

“Propan Raya adalah perusahaan cat pertama yang masuk SIMPK PUPR. Beberapa produk kami pun mengantongi nilai TKDN yang tinggi dan telah digunakan dalam pembangunan Indonesia,” kata Yuwono Imanto.

Tercatat nilai TDKN yang dimiliki Propan Raya hingga 82,22% dari standar yang telah ditentukan Kementerian PUPR yaitu 40%. Hal ini semakin menguatkan bahwa Propan Raya sebagai perusahaan cat asli Indonesia siap membangun IKN.

“Untuk produk Synthetic Enamel (2000/3000) memiliki nilai TDKN hingga 82,22% lalu kami juga memiliki produk cat bernafas untuk bangunan heritage, Décor Silicate Paint yang memiliki nilai TDKN mencapai 51,59%. Nilai ini belum termasuk tambahan BMP (Bobot Manfaat Perusahaan) Propan Raya yaitu 10,30%, sehingga nilai TDKN dan BMP yang kami hasilkan bisa lebih tinggi,” imbuh Yuwono.

Selain Propan, seminar ini juga diisi oleh beberapa narasumber lain, diantaranya Nila Kumalasari selaku Kepala Pusat Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) Kemenperin RI; Ir. Nicodemus selaku Direktur Kelembagaan & Sumber Daya Konstruksi PUPR RI; Andek Prabowo selaku Vice President Building Division PT PP (Persero) Tbk.; Ir. H. Achmad Noerzaman selaku Presiden Direktur & Principal PT Arkonin; Ir. Bambang Tutuko selaku Direktur PT Arkonin, dan Vidya Damayanti selaku Marketing Manager PT Sun Power.

Narasumber memaparkan pentingnya nilai TDKN bagi sebuah perusahaan, bahkan bagi konsultan dan kontraktor wajib men-spekan produk ber-TDKN bagi proyek-proyeknya. Jika tidak akan dikenakan sanksi yang serius. Oleh karena itu, pada seminar ini pula hadir perwakilan PUPR untuk mensosialisasikan kembali pentingnya TDKN.

Acara yang terbagi menjadi dua sesi ini berlangsung secara interaktif dengan diskusi tanya jawab yang melibatkan audiens. Propan Raya juga diberi kesempatan untuk membuka booth agar tamu undangan yang hadir dapat berkonsultasi mengenai produk inovasi Propan Raya.

Baca Artikel Selanjutnya :

Artikel Terkait

Back to top button
Chat WhatsApp