Progres MRT Jakarta Fase 2A Lampaui Target, Terowongan Ditargetkan Tersambung Agustus 2026
Pembangunan MRT Jakarta fase 2A sendiri dibagi ke dalam tiga paket kontrak sipil.
Konstruksi Media – Pembangunan konstruksi MRT Jakarta fase 2A menunjukkan kemajuan signifikan hingga akhir Desember 2025. Progres fisik proyek tercatat mencapai 55,89 persen, melampaui target akhir tahun yang ditetapkan sebesar 53,29 persen.
Kemajuan tersebut terlihat pada tiga paket pekerjaan konstruksi sipil yang tengah berjalan. Paket CP201 yang mencakup pembangunan Stasiun Thamrin dan Stasiun Monas telah mencapai progres tertinggi, yakni 91,16 persen. Sementara itu, paket CP202 yang meliputi Stasiun Harmoni, Stasiun Sawah Besar, dan Stasiun Mangga Besar mencatat progres 61,56 persen.
Adapun paket CP203 yang mencakup Stasiun Glodok dan Stasiun Kota telah mencapai progres 80,93 persen.
Division Head of Project Management for Construction 1 MRT Jakarta, Sony Desta Primandani, menyampaikan optimismenya terhadap penyelesaian proyek fase 2A. Ia menargetkan seluruh jaringan terowongan dari Bundaran HI hingga Stasiun Kota dapat tersambung sepenuhnya pada Agustus 2026.
Baca juga: Pembangunan MRT Jakarta Fase 2A Lampaui Target 2025
Pembangunan MRT Jakarta fase 2A sendiri dibagi ke dalam tiga paket kontrak sipil. Paket CP201 mencakup Stasiun Thamrin dan Monas, CP202 meliputi Stasiun Harmoni, Sawah Besar, dan Mangga Besar, sementara CP203 mencakup Stasiun Glodok dan Kota.
Selain mendorong percepatan konstruksi, PT MRT Jakarta juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk meninjau langsung proyek MRT Jakarta fase 2A. Program kunjungan ini terbuka bagi warga umum, komunitas, akademisi, serta perwakilan lembaga dan dilaksanakan secara gratis.
Kunjungan proyek tersebut dapat diikuti pada periode Januari hingga Desember 2026 dengan sejumlah ketentuan yang harus dipenuhi oleh peserta, sebagai bagian dari upaya edukasi publik dan transparansi pembangunan transportasi massal di Jakarta. (***)




