Profil Ir. Insannul Kamil Ketua LPJK 2025-2029, Lulusan Universitas Andalas
Konstruksi Media — Ir. Insannul Kamil, M.Eng., Ph.D., IPU resmi mengemban amanah sebagai Ketua Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) periode 2025–2029 setelah dikukuhkan oleh Dody Hanggodo, Menteri Pekerjaan Umum, pada 4 Maret 2026 di Jakarta.
Pengukuhan tersebut menandai babak baru kepemimpinan LPJK dalam memperkuat pembinaan dan pengembangan sektor jasa konstruksi nasional. Insannul Kamil dikenal sebagai akademisi, insinyur, dan tokoh organisasi profesi yang memiliki pengalaman panjang dalam pengembangan sumber daya manusia teknik serta tata kelola industri konstruksi.
Lahir di Padang, Sumatera Barat, 22 November 1967, Insannul Kamil menempuh pendidikan Sarjana Teknik Mesin di Universitas Andalas. Ia kemudian melanjutkan studi Magister Mechanical Engineering di Toyohashi University of Technology, Jepang, serta meraih gelar doktor di bidang Facilities Management dari Universiti Teknologi Malaysia.
Selain itu, ia juga menyelesaikan Program Profesi Insinyur di Universitas Andalas yang memperkuat kapasitasnya sebagai akademisi sekaligus praktisi di bidang teknik dan manajemen infrastruktur.
Karier akademiknya dimulai sebagai dosen Fakultas Teknik Universitas Andalas sejak 1993. Dalam perjalanan kariernya, Insannul Kamil dipercaya memegang berbagai posisi strategis, mulai dari Kepala Laboratorium Produksi, Ketua Jurusan Teknik Industri, Wakil Dekan, hingga Dekan Fakultas Teknik pada periode 2016–2020.

Ia juga pernah menjabat Wakil Rektor Universitas Andalas bidang Kemahasiswaan serta Wakil Rektor bidang Sumber Daya Manusia dan Teknologi Informasi. Selain aktif di dunia akademik, ia juga mengembangkan riset dan inovasi digital melalui berbagai pusat kajian, termasuk pengembangan Artificial Intelligence dan data science di lingkungan kampus.
Di ranah organisasi profesi, Insannul Kamil memiliki rekam jejak panjang dalam memperkuat profesi insinyur di Indonesia. Ia aktif di Persatuan Insinyur Indonesia, serta terlibat dalam berbagai lembaga teknis dan organisasi industri, termasuk di Kamar Dagang dan Industri Indonesia.
Pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam memimpin LPJK, terutama dalam memperkuat kompetensi tenaga kerja konstruksi, sertifikasi profesi, serta peningkatan daya saing industri jasa konstruksi nasional.
Menanggapi amanah barunya, Insannul Kamil menegaskan komitmennya untuk memperkuat ekosistem jasa konstruksi nasional melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguatan standar profesional.
LPJK memiliki peran strategis dalam membangun ekosistem jasa konstruksi yang profesional, berdaya saing, dan berintegritas.
Ke depan kami akan memperkuat sistem sertifikasi, meningkatkan kompetensi tenaga kerja konstruksi, serta mendukung percepatan pembangunan infrastruktur nasional.
Riwayat Pendidikan :
– Sarjana Teknik Mesin (S1) — Universitas Andalas, Sumatera Barat.
– Magister (S2) Mechanical Engineering di Toyohashi University of Technology
Jepang.
– Pendidikan Doktor (S3) bidang Facilities
Management di Fakulti of Geoinformation and Real Estate — Universiti Teknologi Malaysia.
– Profesi Insinyur Program Profesi Insinyur — Universitas Andalas.
Baca Juga :
Menteri PU Kukuhkan Pengurus LPJK 2025–2029: Dorong Transformasi Konstruksi



