Pramono Groundbreaking Stasiun MRT Harmoni, Simpul TOD Baru di Pusat Kota
Pembangunan Stasiun Harmoni akan menjadi bagian penting dalam jaringan MRT Jakarta
Konstruksi Media – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung resmi melakukan groundbreaking pembangunan entrance (pintu masuk) Stasiun Harmoni MRT Jakarta Fase 2A di Komplek Pertokoan Duta Merlin, Jakarta Pusat, Selasa (20/1/2026).
Proyek ini menjadi bagian krusial dari pengembangan jalur MRT Utara-Selatan yang menghubungkan Bundaran HI hingga Kota Tua.
Dalam sambutannya, Pramono menekankan posisi strategis Stasiun Harmoni yang berada di jantung aktivitas ekonomi dan pemerintahan, mulai dari Gajah Mada Plaza hingga kawasan Istana Kepresidenan.
Baca Juga:
Pramono Bertemu Pemimpin Berlin, Bahas Arah Pembangunan Jakarta
“Dan saya meyakini, kalau di tahun 2029 TOD Harmoni ini sudah jadi, maka ini akan menjadi TOD yang sangat strategis,” ujar Pramono.
Revitalisasi Ekonomi Kawasan Harmoni
Kehadiran MRT Jakarta diharapkan tidak hanya menjadi solusi kemacetan, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi di kawasan sekitarnya. “Saya sungguh berharap bahwa tempat ini menjadi tempat TOD yang berkembang luar biasa,” sambung Pramono.
Ia memprediksi stasiun ini akan menjadi salah satu titik tersibuk karena menjadi hub bagi pekerja kantoran. “Karena itu tadi, menjadi pusat bisnis dan sekaligus menjadi tempat mobilisasi orang yang bekerja di kantor-kantor pemerintah,” jelasnya.
Baca Juga:
Krakatau Steel Sebut P3DN Sebagai Benteng Pertahanan Industri Baja Nasional
Rencana Operasional dan Target Penumpang
Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda), Tuhiyat menjelaskan, Stasiun Harmoni dirancang dengan panjang 252 meter, lebar 18 meter, dan kedalaman 17 meter. Secara total, stasiun ini akan memiliki tujuh pintu masuk, dengan tiga di antaranya terhubung langsung dengan halte Transjakarta.
Tuhiyat juga memaparkan target ambisius perusahaan untuk tahun ini terkait peningkatan volume penumpang.
“Di tahun ini, tahun 2026, kami bertekad untuk meningkatkan dari sebelumnya 127 ribu menjadi 137 ribu pelanggan per hari atau mendekati angka 50 juta pelanggan per tahun,” ucap Tuhiyat.
Pembangunan MRT Fase 2A sepanjang 5,8 km ini akan beroperasi secara bertahap. Rute Bundaran HI hingga Stasiun Monas ditargetkan mulai beroperasi pada 2027, sementara rute Harmoni hingga Stasiun Kota dijadwalkan menyusul pada 2029.




