Konstruksi Media – Pemerintah memastikan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan pindah ke Ibu Kota Nusantara (IKN) mendapatkan berbagai fasilitas penunjang, mulai dari hunian modern hingga layanan kesehatan.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Rini Widyantini, meninjau langsung kesiapan sejumlah fasilitas di IKN, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.
“IKN ini dikonsepkan untuk hidup yang efisien, futuristik, dan dekat dengan alam. Kami memastikan para ASN pada suatu saat nanti bisa merasa siap dan aman, nyaman untuk bisa lebih berbakti lagi untuk perbaikan negeri,” ujar Rini usai peninjauan.
Dalam kunjungannya, Rini meninjau rumah susun (rusun) ASN, Rumah Sakit Umum Pusat IKN (RSUP IKN), Kantor Kementerian Koordinator, serta Istana Garuda.
Baca juga: Otorita IKN Terima Dana Hibah Rp41,5 Miliar dari AS untuk Perkuat Perencanaan Smart City Nusantara
Rusun ASN berlokasi di kawasan hunian barat dan timur dengan total 47 tower setinggi 12 lantai. Hunian tersebut dirancang modern dan terintegrasi dengan berbagai fasilitas pendukung.
Setiap unit dilengkapi sistem smart home berbasis sidik jari atau PIN, dapur, water heater, pendingin ruangan (AC), serta furnitur lengkap. Selain itu tersedia pula tenant komersial, sarana ibadah, fasilitas sosial, dan area olahraga untuk menunjang kebutuhan penghuni.
Sementara itu, RSUP IKN memiliki 10 lantai dengan kapasitas 250 tempat tidur. Fasilitas kesehatan ini juga dilengkapi layanan unggulan seperti jantung dan stroke, guna memastikan pelayanan medis bagi ASN dan masyarakat di kawasan Ibu Kota Nusantara berjalan optimal.
Dengan berbagai fasilitas tersebut, pemerintah berharap proses pemindahan ASN ke Ibu Kota Nusantara dapat berjalan lancar dan mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang lebih efektif di ibu kota baru. (***)

