AsosiasiNewsProfilSustainability

PII Dapat Dukungan Kemendagri, selenggarakan Indeks Keinsinyuran Pemerintahan 

Konstruksi Media Persatuan Insinyur Indonesia (PII) menyatakan pihaknya akan menyelenggarakan pengukuran Indeks Keinsinyuran Pemerintahan tahun 2026.

Ketua Umum PII Ilham Akbar Habibie mengatakan bahwa PII sejak ada Undang-undang Keinsinyuran, nomor 11 tahun 2014 memegang mandat antara lain untuk mengembangkan kontribusi keinsinyuran dalam pembangunan, terutama mendukung tercapainya Indonesia Emas 2045

“PII mengusulkan kita lakukan reindustrialisasi, agar kontribusi industri dalam PDB meningkat hingga 20% lebih, sehingga bisa membuka lapangan kerja makin banyak dan remunerasi yang memadai. Selain itu PII juga menginisiasi pengukuran indeks keinsinyuran pemerintahan, government engineering index,” ungkap Ilham Habibie, di Jakarta (12/03/2026).

PII
PII Dapat Dukungan Kemendagri, Bakal selenggarakan Indeks Keinsinyuran Inisiatif. Dok. Ist

Dikatakannya, Indeks Keinsinyuran Pemerintahan adalah ukuran tingkat kepatuhan pemerintah daerah dalam pembinaan dan penerapan praktik keinsinyuran dalam pembangunan daerah. Pengukuran indeks keinsinyuran ini merupakan amanat dari Undang-undang Keinsinyuran Nomor 11/ 2014 di mana PII sebagai pelaksana.

Sementara, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mendukung inisiatif PII melakukan pengukuran Indeks Keinsinyuran Pemerintahan yang untuk pertama kalinya dilakukan tahun ini.

Sebelumnya, dukungan itu dinyatakan oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Dr. Bima Arya Sugiarto saat menemui Ketua Umum PII Dr.-Ing. Ir. Ilham Akbar Habibie, MBA., IPU., ASEAN Eng beserta jajaran Pengurus Pusat PII di Kantor Kemendagri, Jakarta, (10/03/2026).

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto menyambut baik dan mendukung pelaksanaan pengukuran Indeks Keinsinyuran Pemerintah sebagai bagian dari memajukan pembangunan di daerah.

“Ini kabar baik dan penting. Karena dalam Pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah, ada tiga hal yang kami catat: perencanaan, kualitas pekerjaan dan berkelanjutan,” imbuh Wamendagri Bima Arya Sugiarto dalam pertemuan dengan Ketua Umum PII Ilham Habibie dan Pengurus Pusat PII.

“Banyak proyek pembangunan yang gagal karena perencanaan yang kacau. Dalam kualitas pekerjaan, yang sering terjadi kualitas buruk karena kepala OPD tidak terlalu paham. Kepala dinas itu jarang yang insinyur. Kalaupun ada kadang leadership-nya masih belum memadai,” terang Bima Arya.

Bima Arya juga menambahkan soal keberlanjutan pembangunan di daerah. “Soal keberlanjutan ini juga penting. Maka Indeks Keinsinyuran Pemerintahan ini saya kira kabar baik dan penting. Jadi kita dukung penuh,” jelas Bima Arya menambahkan.

Dukungan yang diberikan Kemendagri ini berupa regulasi yang diperlukan dan sosialisasi kepada para Kapala daerah, baik gubernur, walikota, maupun bupati.

PII
PII Dapat Dukungan Kemendagri, Bakal selenggarakan Indeks Keinsinyuran Inisiatif. Dok. Ist

Indeks Keinsinyuran Pemerintahan

Ketua Tim Ad Hoc Indeks Keinsinyuran PII Ir. Handoko menjelaskan bahwa proses Indeks Keinsinyuran Pemerintahan ini nantinya akan dilakukan kepada semua pemerintahan daerah, baik pemerintah provinsi, pemerintah kota, maupun pemerintah kabupaten.

“Aspek yang diukur antara lain penerapan standar keinsinyuran dalam tata kelola pembangunan, mulai dari aspek kelembagaan, sumberdaya manusia, pelaksanaan proyek hingga dampak berkelanjutan,” terang Handoko.

Rencananya, pengukuran Indeks Keinsinyuran Pemerintahan ini akan dimulai dengan sosialisasi kepada seluruh pemerintah daerah, yang difasilitasi oleh Kementerian Dalam Negeri. Kemudian menyusul proses penilaian atau asesmen yang dilakukan oleh assessor di daerah dan dilanjutkan penilaian oleh Tim PII untuk mendapatkan Indeks Keinsinyuran untuk masing-masing pemerintah daerah.

Sekretaris Jenderal PII Dr. Ir. Teguh Haryono, MBA, IPU, ACPE, ASEAN Eng,. APEC Eng.menambahkan sebagai hasil pengukuran indeks keinsinyuran, beberapa pemerintah daerah dengan Indeks Keinsinyuran Pemerintahan yang baik di tingkat provinsi, kota dan kabupaten akan menerima penganugerahan Indeks Keinsinyuran.

“Penganugerahan Indeks Keinsinyuran ini akan diberikan pada 10 Agustus 2026 bertepatan dengan peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Harteknas) 2026,” beber Sekjen PII Teguh Haryono.

Baca Juga :

Ketum PII Ilham Habibie Beberkan Agenda Besar PII ke Depan

Artikel Terkait

Back to top button
Chat WhatsApp

HUBUNGI KAMI

👑 Berlangganan Artikel Premium 📰 Iklan Display Produk (Majalah dan Website) 📣 Liputan Khusus
Banner Kiri
Banner Kanan