PII Cabang Makassar Dorong Kolaborasi Atasi Persoalan Perkotaan
Konstruksi Media β Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Cabang Makassar menggelar rapat koordinasi yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama pada Sabtu (7/3/2026) di Hotel Novotel Makassar. Kegiatan ini dihadiri jajaran pengurus PII Cabang Makassar periode 2024β2027 serta sejumlah anggota Forum Anggota Muda (FAM).
Dalam forum tersebut, PII Cabang Makassar menyoroti sejumlah isu strategis perkotaan yang dinilai mendesak untuk ditangani secara kolaboratif, di antaranya persoalan banjir, pengelolaan sampah berbasis teknologi, serta penguatan sumber daya manusia profesional di Kota Makassar.
Ketua PII Cabang Makassar, Prof. Dr. Ir. Rustan Tarakka, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran para pengurus di tengah cuaca hujan yang melanda Kota Makassar sepanjang hari.
Ia mengatakan, momentum buka puasa bersama selama Ramadan telah menjadi tradisi yang tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga memperkuat koordinasi organisasi dalam menjalankan peran keinsinyuran untuk masyarakat.
βBerbuka puasa bersama di bulan Ramadan telah menjadi rutinitas pengurus PII Cabang Makassar. Momentum ini diharapkan menjadi media silaturahim para pengurus yang memiliki kesibukan masing-masing, namun tetap menguatkan koordinasi untuk menyukseskan sejumlah program kerja dalam peran abdi Insinyur Profesional pada sejumlah permasalahan masyarakat Kota Makassar,β ujar Rustan, (07/03/2026).
Salah satu isu utama yang menjadi perhatian dalam rapat tersebut adalah penanganan banjir di Makassar. PII Cabang Makassar menilai persoalan banjir merupakan masalah kompleks yang memerlukan pendekatan multidisipliner dan berkelanjutan.
Untuk itu, organisasi profesi ini merencanakan penyelenggaraan Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan kalangan akademisi, praktisi, serta pemangku kepentingan pembangunan di Kota Makassar.
Forum tersebut diharapkan dapat menjadi ruang bersama untuk merumuskan arah penanganan banjir secara lebih komprehensif dan berorientasi jangka panjang, dengan mempertimbangkan aspek keselamatan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan perkotaan.
Atas Sejumlah Permasalahan Teknologi
Selain banjir, isu pengelolaan sampah juga menjadi agenda penting dalam pembahasan. PII Cabang Makassar mendorong penerapan teknologi pengelolaan sampah yang telah dikembangkan melalui penelitian ilmiah para pakar lingkungan.
Implementasi program ini direncanakan menyasar lingkungan perguruan tinggi hingga kawasan kecamatan dan kelurahan.
Menurut PII Cabang Makassar, pengelolaan sampah di lingkungan masyarakat harus memperhatikan dampak terhadap lingkungan sekaligus mengoptimalkan potensi teknologi yang tersedia agar dapat diterapkan secara efektif dan berkelanjutan.
Di bidang pengembangan sumber daya manusia, PII Cabang Makassar juga menyiapkan program pelatihan dan sertifikasi profesional. Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat kapasitas tenaga profesional serta mendukung peningkatan kualitas kerja di tengah tantangan pembangunan perkotaan yang semakin kompleks.
PII Cabang Makassar berpandangan bahwa penyelesaian persoalan kota tidak hanya bertumpu pada aspek teknis, tetapi juga memerlukan perubahan perilaku masyarakat. Karena itu, peran insinyur melalui berbagai bidang keahlian dinilai strategis dalam mendorong terciptanya budaya hidup bersih dan sehat dari tingkat paling dasar di masyarakat.
Kegiatan koordinasi tersebut kemudian ditutup dengan buka puasa bersama dalam suasana kebersamaan. Melalui momentum Ramadan 1447 Hijriah, PII Cabang Makassar juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan demi mewujudkan kota yang harmonis dan berkelanjutan.
Baca Juga :




