
Konstruksi Media – Persatuan Insinyur Indonesia (PII) resmi ditunjuk oleh World Federation of Engineering Organizations (WFEO) di bawah naungan UNESCO sebagai tuan rumah World Engineering Day (WED) 2026. Kegiatan Hari Insinyur Sedunia itu akan digelar di Jakarta pada 3–5 Maret 2026.
Penunjukan ini menjadikan Indonesia sebagai negara pertama di kawasan Asia Pasifik yang dipercaya menjadi host sejak WED pertama kali diperingati pada 2020.
Sebanyak 600 peserta dari 32 negara dijadwalkan hadir dalam perayaan tersebut.
“Kedatangan para delegasi dari 32 negara akan disambut dengan Welcoming Reception dengan Buka Puasa Bersama Gubernur Jakarta Pramono Anung di Balai Agung, Balaikota Jakarta,” kata Sekretaris Jenderal PII, Dr. Ir. Teguh Haryono, MBA., IPU., ACPE., ASEAN Eng., APEC Eng., di Jakarta, Sabtu (28/02).
Menurut Teguh, peringatan World Engineering Day yang jatuh setiap 4 Maret pertama kali ditetapkan melalui UNESCO General Conference pada 25 November 2019 atas usulan WFEO.
“Indonesia menjadi negara pertama di Asia Pasifik yang menjadi penyelenggaran perayaan WED,” kata Sekjen PII Teguh Haryono.
Baca Juga:
Dr. Andi Kushermanto Kembali Dilantik Jadi Rektor UNIKAL 2026-2030
Angkat Tema Smart Engineering
WED 2026 mengusung tema Smart Engineering for Sustainable Future through Innovation and Digitalization. Tema ini akan menjadi benang merah dalam berbagai sesi diskusi tingkat tinggi yang menghadirkan perwakilan UNESCO, WFEO, menteri kabinet, organisasi insinyur dari sejumlah negara, akademisi, dan pelaku industri.
Teguh menyampaikan, Gubernur Jakarta mendukung penuh penyelenggaraan acara tersebut.
“Gubernur Pramono Anung mengatakan tema WED 2026 sesuai dengan pembangunan Jakarta yang sudah menerapkan smart engineering,” kata Sekjen PII Teguh Haryono.
WED 2026 akan dibuka secara resmi pada 4 Maret 2026 di Balai Kartini, Jakarta, dan ditutup pada 5 Maret 2026 setelah rangkaian panel diskusi dan sesi teknis terkait inovasi, digitalisasi, serta keberlanjutan di bidang rekayasa.




