Konstruksi Media — Dalam deklarasi Devina Mariana sebagai Calon Ketua Umum DPP INKINDO DKI Jakarta periode 2026-2029, Ir. Peter Frans, Eks Ketua DPN INKINDO periode 2018–2022 memberikan pesan mendalam.
Dia menyampaikan apresiasinya terhadap munculnya generasi baru calon pemimpin INKINDO DKI Jakarta, khususnya Devina Mariana.
Dalam acara deklarasi Calon Ketua Umum DPP INKINDO DKI Jakarta yang berlangsung di Kawasan Kalibata, Jakarta tersebut, Peter menegaskan bahwa hadirnya sosok perempuan yang maju dalam kontestasi Ketua INKINDO DKI adalah kemajuan besar bagi organisasi yang sangat heterogen tersebut.
“Langkah besar dimulai dengan ribuan langkah kecil, dan langkah kecil itu sudah dimulai Devina dengan mendeklarasikan diri siap maju,” ujar Peter, Selasa, (25/11/2025).
Dalam pandangannya, lanjut Peter, memimpin INKINDO DKI bukanlah jabatan penuh fasilitas, namun murni pengabdian. Peter menegaskan bahwa kompetisi adalah hal wajar selama diiringi persaudaraan.
“Silakan berkompetisi, tapi persaudaraan selamanya. Karena menjadi ketua INKINDO DKI itu bukan soal prestise, tapi soal pengabdian,” kata Peter berpesan.
Ia mengingatkan bahwa karakter INKINDO DKI berbeda dengan daerah lain. Di beberapa provinsi, ketua dapat mengatur banyak hal, namun di DKI kepemimpinan lebih menuntut manajemen ego, kapasitas, dan kemampuan membangun jejaring.

Tantangan Perubahan Zaman
Peter juga menyoroti tantangan lintas zaman yang akan dihadapi pemimpin INKINDO DKI ke depan, terutama percepatan teknologi seperti Artificial Intelligence dan perubahan industri yang makin eksponensial. Oleh karena itu, ia menyarankan Devina untuk membangun struktur organisasi yang lebih adaptif, melalui pembentukan kelompok-kelompok kecil atau aliansi antarperusahaan.
“Kalau tidak melebur dalam kelompok kecil, tidak akan berkembang. Dengan aliansi, perusahaan bisa lebih kuat dan bertahan menghadapi masa depan,” jelasnya.
Dalam konteks kesiapan menghadapi pemilihan, Peter menyampaikan pentingnya strategi yang matang, mulai dari manajemen kampanye hingga penguatan basis dukungan. Ia menekankan perlunya Devina menyiapkan tim yang solid jauh sebelum pemilihan.
“Buatlah pengenalan, branding, baru program. Dekat waktu pemilihan, perkuat sisi personalnya. Dan yang penting, siapkan tim. Menang saja tidak cukup kalau tidak punya tim untuk bekerja setelahnya,” tegasnya.
Peter juga mendorong INKINDO DKI untuk memperkuat kapasitas organisasi melalui pemanfaatan media sosial dan literasi digital. Menurutnya, masih minim konten edukatif di bidang konstruksi yang mengangkat kemampuan anggota.
Ia mencontohkan bagaimana negara lain mampu membangun jutaan pengikut melalui konten sederhana.
“Kita tidak punya yang mengulas (konten) misalnya cara membuat sloop, ring balok, atau hal-hal teknik sederhana. Padahal itu penting untuk meningkatkan kualitas,” katanya.
Di akhir pesannya, Peter menegaskan bahwa siapa pun ketuanya, tujuan utama INKINDO DKI adalah meningkatkan kesejahteraan anggota. Hal ini bisa dicapai melalui regulasi yang kuat, perluasan jejaring, dan sinergi antarpelaku usaha.
“Kita memilih ketua agar anggota lebih sejahtera, bukan karena gaya-gayaan. Penguatan regulasi dan sinergi adalah jalan menuju itu,” tutur Peter.
Ia berharap Devina bersedia mewakafkan waktunya untuk memimpin dengan hati dan kapasitas penuh.
Menutup sambutannya, Peter memberikan motivasi kepada Devina dan timnya untuk terus menjaga persatuan serta menyiapkan organisasi yang kuat sejak dini.
“Saya berharap Devina menjaga persaudaraan dan siap bekerja dengan tim yang solid. Kalau terpilih nanti, kabinetnya harus sudah siap dari hari pertama,” tutupnya.
Baca Juga :
Pinta Peter Frans Pelaksanaan Munas INKINDO, Tertib dan Bersatu


