Info ProyekInfrastrukturNews

Pertegas Jalur Khusus Batubara, Flyover KM 111 di Lahat-Muara Enim Resmi Groundbreaking

enataan jalur logistik batu bara di Sumatera Selatan memasuki babak baru.

Konstruksi Media – Penataan jalur logistik batu bara di Sumatera Selatan memasuki babak baru. Pembangunan Jembatan Flyover KM 111 milik PT Serpo Lintas Raya di lintas Kabupaten Lahat–Muara Enim resmi dimulai, menandai langkah konkret pemerintah memisahkan jalur angkutan tambang dari lalu lintas kendaraan umum.

Proyek ini menjadi jawaban atas keluhan masyarakat yang selama bertahun-tahun harus berbagi jalan dengan truk bermuatan besar. Flyover sepanjang 370 meter tersebut dirancang khusus agar arus logistik batu bara tidak lagi bersinggungan langsung dengan aktivitas harian warga.

Baca Juga:

Nindya Karya Groundbreaking Proyek Jalan Paket 5 Rp383 Miliar di Sulsel

Misi Memanusiakan Pengguna Jalan

Flyover KM 111
Flyover dibangun untuk mengembalikan kenyamanan masyarakat di jalan raya. Dok.Pemprov Sumatera Selatan

Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menegaskan, pembangunan jalan khusus dan flyover merupakan langkah strategis untuk mengembalikan kenyamanan masyarakat di jalan raya. Menurutnya, industri pertambangan sebagai penyumbang devisa negara sudah semestinya memiliki infrastruktur mandiri tanpa mengorbankan keselamatan publik.

“Kita ingin semua nyaman; negara dapat devisanya, perusahaan dapat profitnya, dan rakyat dapat kenyamanan serta keamanannya. Ini soal hati nurani dan cara pengelolaan industri yang elegan,” tegas Herman Deru dalam rangkaian agenda peninjauan infrastruktur pada pekan lalu.

Spesifikasi dan Target Pengerjaan

Flyover KM 111
Flyover ini memiliki lebar 11 meter dan ditargetkan rampung dalam 12 bulan. Dok.Pemrov Sumatera Selatan

PT Serpo Lintas Raya selaku pengembang berkomitmen mempercepat pembangunan agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat. Direktur Utama PT Serpo Lintas Raya, Viktor, menyebut flyover ini memiliki lebar 11 meter dan ditargetkan rampung dalam 12 bulan.

“Flyover ini adalah penyempurnaan jalur aktivitas pengangkutan kami. Meskipun tantangan cuaca menjadi salah satu faktor risiko konstruksi, kami berkomitmen menyelesaikannya tepat waktu demi mendukung kelancaran transportasi di Sumatera Selatan,” ungkap Viktor.

Baca Juga:

Tanah Terus Bergerak, Tantangan Kemen PU Bangun Jalan Darurat Simpang Rampa–Sibolga

Dengan dimulainya konstruksi jembatan khusus ini, konflik lalu lintas antara kendaraan logistik dan kendaraan pribadi di poros Lahat–Muara Enim diharapkan dapat terurai secara permanen, sekaligus meningkatkan standar keselamatan transportasi di wilayah tersebut.

Artikel Terkait

Back to top button
Chat WhatsApp

HUBUNGI KAMI

👑 Berlangganan Artikel Premium 📰 Iklan Display Produk (Majalah dan Website) 📣 Liputan Khusus
Banner Kiri
Banner Kanan