INFOInfrastrukturJalanNews

Perbaikan Tol Jakarta–Tangerang Diintensifkan, Menteri PU: Tak Ada Kompromi Jalan Rusak

BPJT dan Jasa Marga percepat penanganan jalan rusak untuk kelancaran mudik Lebaran 2026

Konstruksi Media – Kementerian Pekerjaan Umum menegaskan tidak ada kompromi terhadap kondisi jalan rusak di Ruas Tol Jakarta–Tangerang, terutama menjelang arus mudik Lebaran 2026.

Menteri PU, Dody Hanggodo, meminta seluruh pihak terkait untuk melakukan perbaikan secara intensif dan terukur guna memastikan keselamatan pengguna jalan.

“Saya minta Badan Pengatur Jalan Tol dan seluruh BUJT tidak ada kompromi dalam penanganan kondisi jalan. Lakukan monitoring khusus, percepatan pekerjaan, dan pengecekan berlapis di setiap titik,” tegasnya, melalui keterangannya, Jumat (20/3/2026).

Perbaikan dilakukan melalui koordinasi antara Kementerian PU, BPJT, dan PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Penanganan telah dimulai sejak 10 Maret 2026 menggunakan metode Scrapping, Filling, and Overlay (SFO), serta perbaikan cepat (patching) di titik-titik prioritas.

Selain itu, Dody juga menginstruksikan pengawasan ketat melalui penilik jalan di setiap ruas, dengan cakupan pemantauan sekitar 10 hingga 30 kilometer. Setiap penilik diwajibkan melaporkan kondisi jalan secara harian sebagai dasar pengambilan tindakan cepat.

Langkah ini bertujuan untuk memastikan kerusakan dapat ditangani sejak dini, sehingga tidak berkembang menjadi risiko yang membahayakan pengguna jalan, terutama saat lonjakan volume kendaraan selama mudik.

Kepala BPJT, Wilan Oktavian, menyampaikan pihaknya melakukan pengawasan intensif terhadap progres perbaikan menjelang periode H-10 Lebaran.

Baca juga: Mudik Lebaran 2026: Kementerian PU Ajak Pemudik Gunakan Jalur Pansela, Alternatif Hindari Macet Pantura

“Pengawasan dilakukan agar seluruh pekerjaan memenuhi standar keselamatan dan pelayanan pengguna jalan,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A. Purwantono, mengungkapkan bahwa hingga 16 Maret 2026, perbaikan telah dilakukan di puluhan titik di sepanjang Tol Jakarta–Tangerang.

Ia menambahkan, pekerjaan berskala besar dihentikan sementara menjelang arus mudik untuk menghindari gangguan lalu lintas, sementara perbaikan cepat tetap dilakukan secara berkelanjutan.

Selain perbaikan perkerasan jalan, Jasa Marga juga melakukan pemeliharaan rutin seperti pengecatan marka jalan, perbaikan guardrail, serta peningkatan fasilitas keselamatan lainnya.

Ruas Tol Jakarta–Tangerang sendiri memiliki peran strategis sebagai jalur utama penghubung DKI Jakarta menuju wilayah Banten dan akses ke Pulau Sumatera, sehingga menjadi prioritas dalam penanganan menjelang mudik Lebaran.

Pemerintah mengimbau pengguna jalan untuk tetap berhati-hati, menjaga jarak aman, serta mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan guna memastikan perjalanan tetap aman dan lancar. (***)

Back to top button
Chat WhatsApp

HUBUNGI KAMI

👑 Berlangganan Artikel Premium 📰 Iklan Display Produk (Majalah dan Website) 📣 Liputan Khusus
Banner Kiri
Banner Kanan