HeadlineINFONewsPerumahan

Pemerintah Targetkan 17.969 Hunian Tetap Penyintas Bencana Sumatera Segera Dibangun, Dibiayai APBN dan Gotong Royong

Huntap ini dibangun melalui APBN oleh Kementerian PKP dalam bentuk kompleks perumahan

Konstruksi Media – Pemerintah menargetkan pembangunan 17.969 hunian tetap (huntap) penyintas bencana Sumatera segera direalisasikan. Percepatan pembangunan hunian tetap Sumatera ini dilakukan agar masyarakat terdampak bencana dapat segera menempati rumah yang layak dan aman.

Langkah tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Persiapan dan Laporan Pembangunan Huntap yang dipimpin Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, melalui keterangannya, Selasa (3/3/2026).

Tito yang juga menjabat sebagai Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera menegaskan, pembangunan huntap korban bencana Sumatera dilakukan melalui berbagai skema pembiayaan. Sumber dana berasal dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) serta dukungan gotong royong dari berbagai pihak.

“Huntap ini dibangun melalui APBN oleh Kementerian PKP dalam bentuk kompleks perumahan,” ujar Tito dalam keterangan pers.

Selain pembangunan dalam bentuk kawasan perumahan terpadu, penyediaan hunian di luar kompleks akan didukung oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Dukungan lintas sektor juga melibatkan Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Kepolisian Negara Republik Indonesia, serta Badan Amil Zakat Nasional.

Tito turut menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Buddha Tzu Chi yang berkontribusi dalam penyediaan hunian bagi masyarakat terdampak bencana.

Baca juga: Huntara dan Huntap Korban Banjir Aceh Ditargetkan Rampung Awal 2026, Disiapkan di Sejumlah Kabupaten

“Kami ucapkan terima kasih kepada semuanya, khususnya kepada Yayasan Buddha Tzu Chi yang telah memberikan kontribusi dan solidaritas kepada masyarakat yang tertimpa musibah,” katanya.

Senada dengan Tito, Maruarar Sirait menegaskan pembangunan dilakukan secara terkoordinasi lintas kementerian dan lembaga agar hunian dapat segera diserahkan kepada masyarakat.

“Kami berupaya agar dalam waktu dekat bisa diserahkan kepada rakyat,” ujarnya.

Pemerintah juga memastikan infrastruktur pendukung seperti jaringan listrik, air bersih, serta akses jalan tersedia sehingga hunian tetap dapat langsung dimanfaatkan. Rapat koordinasi tersebut turut membahas sejumlah kendala teknis guna mempercepat penyelesaian pembangunan.

Pertemuan dihadiri Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari, Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar Widyasanti, serta Wakil Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Sugianto Kusuma.

Hadir pula Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, dan Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy.

Dengan percepatan pembangunan 17.969 huntap penyintas bencana ini, pemerintah berharap proses rehabilitasi dan rekonstruksi Sumatera dapat berjalan lebih cepat serta memulihkan kehidupan masyarakat terdampak secara menyeluruh. (***)

Back to top button
Chat WhatsApp

HUBUNGI KAMI

👑 Berlangganan Artikel Premium 📰 Iklan Display Produk (Majalah dan Website) 📣 Liputan Khusus
Banner Kiri
Banner Kanan