Pemerintah Pastikan Korban Erupsi Gunung Semeru Segera Tempati Huntap
Saat ini Pemerintah tengah mempercepat pembangunan hunian tetap dengan teknologi rumah instan sederhana sehat
Konstruksi Media – Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Perumahan memastikan masyarakat yang terdampak erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur (Jatim) mendapatkan rumah baru dengan teknologi Rumah Instan Sederhana Sehat (Risha) yang memiliki keunggulan tahan gempa dan proses pembangunan yang cepat. Untuk itu, saat ini pemerintah tengah mempercepat proses pembangunan hunian tetap (Huntap) untuk masyarakat terdampak erupsi Gunung Semeru.
Hal tersebut dikatakan oleh Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto disela-sela kunjungan lapangan ke lokasi Huntap di Kabupaten Lumajang, Jatim.
“Kami ingin masyarakat yang saat ini direlokasi karena terdampak erupsi Gunung Semeru beberapa waktu lalu bisa menikmati Hari Raya Idul Fitri bersama keluarganya di rumah atau Huntap yang baru ini,” terang Iwan, (2/5/2022).
Baca Juga : Rincian Anggaran Rp5,1 Triliun Ditjen Perumahan
Dalam kunjungan, Dirjen Perumahan Kementerian PUPR tersebut didampingi oleh Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Jawa IV, Sultan Sidik Nasution, Bupati Lumajang, Thoriqul Haq serta Asisten Administrasi Sekretariat Daerah Kabupaten Lumajang dan Kepala Bappeda Kabupaten Lumajang serta perwakilan masyarakat.

Ia mengungkapkan pentingnya koordinasi semua pihak yang terlibat dalam pekerjaan ini. Dengan koordinasi yang baik diharapkan Huntap beserta segala fasilitas pendukungnya bisa segera diselesaikan sekaligus membantu masyarakat yang direlokasi untuk mendapatkan rimah baru yang lebih layak huni.
“Kami terus mempercepat proses pembangunan di lapangan khususnya. Koordinasi antara Kementerian PUPR dengan berbagai pihak akan terus dilaksanakan agar Huntap ini bisa segera dihuni dengan berbagai fasilitas pendukungnya,” bebernya.
Sementara, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Jawa IV, Sultan Sidik Nasution menambahkan, progres total untuk pembangunan Huntap hingga saat ini sudah mencapai 89%. Dari target pembangunan 1.951 rumah seluruhnya telah tertangani dan 1.825 rumah diantaranya sudah tertutup atap.
“Sebanyak 444 rumah sudah selesai 100 persen dan 300 unit diantaranya siap huni oleh masyarakat,” ungkapnya.
Selain itu, lanjutnya, terdapat 130 unit rumah diantaranya telah diberikan bantuan meubelair lengkap dari BAZNAS. Pada tanggal 27 April 2022 lalu bantuan tersebit diserahkan simbolis oleh Gubernur Jatim kepada masyarakat yang berhak menerima bantuan.
“Huntap ini merupakan bagian dari upaya pemindahan secara bertahap masyarakat terdampak bencana. Kami harap masyarakat bisa merawat Huntap ini dengan baik,” papar Sultan Sidik.
Baca Artikel Selanjutnya :