Otorita IKN teken Kerja Sama Optimalisasi Energi Bersih dengan PT NSSE
PT NSSE akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 50 megawatt.
Konstruksi Media — Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) resmi menandatangani perjanjian kerja sama dengan PT Nusantara Sembcorp Solar Energi (NSSE) terkait pemenuhan energi bersih menjadi salah satu prioritas utama dalam mendukung pembangunan kota masa depan Indonesia.
PT NSSE sendiri merupakan perusahaan Joint Venture Company milik PLN Nusantara Renewables dan SembCorp Utilities Pte. Ltd.
Dengan nilai investasi mencapai Rp 900 miliar, PT NSSE hadir sebagai pengembang pertama yang menyediakan layanan dasar ketenagalistrikan green energy di wilayah Nusantara. Investasi tersebut memperkuat upaya mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang mengedepankan pengurangan emisi dan efisiensi energi sejak tahap awal pembangunan kota.
Melalui perjanjian ini, PT NSSE akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 50 megawatt pada titik dengan tingkat iradiasi terbaik di kawasan Nusantara. Infrastruktur energi hijau ini diproyeksikan menghasilkan 92,8 GWh listrik per tahun, menjadikannya salah satu sumber daya strategis dalam penyediaan energi bersih kota.

Kehadiran PLTS tersebut akan menjadi tulang punggung kelistrikan hijau Nusantara, memastikan pasokan energi yang andal sekaligus mendukung percepatan transformasi menuju sistem ketenagalistrikan rendah karbon.
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur energi bersih merupakan bagian tak terpisahkan dari visi Nusantara sebagai kota hutan berkelanjutan.

“Kerja sama ini menunjukkan bahwa visi kita membangun Nusantara sebagai sustainable forest city bukan hanya konsep, tetapi diwujudkan melalui program nyata dan investasi yang terukur. Energi hijau menjadi fondasi bagi kota masa depan yang rendah emisi, efisien, serta selaras dengan alam,” jelas Basuki usai melaksanakan penandatanganan tersebut, Jum’at, (28/11/2025).
Pertegas Sustainable Forest City
Pencapaian ini mempertegas posisi Nusantara sebagai sustainable forest city, membuktikan bahwa implementasi energi terbarukan dapat dilakukan secara efisien dan andal dengan kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta.
Pembangunan PLTS 50 MW ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat ketahanan energi sekaligus mengakselerasi transformasi menuju ekosistem kelistrikan berbasis energi hijau.
Kerja sama ini juga menjadi tonggak penting dalam mendukung komitmen Indonesia mencapai net zero emission pada 2060.
Untuk itu, Otorita IKN berkomitmen memastikan seluruh infrastruktur kota dikembangkan dengan prinsip rendah karbon sehingga Nusantara tidak hanya dibangun sebagai kota modern dan cerdas, tetapi juga melakukan transformasi energi bersih nasional dan komitmen Indonesia terhadap masa depan yang berkelanjutan.
Baca Juga :
Investor Merapat!, IKN Lelang 2 Proyek Hunian ASN Senilai Rp 5,5 T




