Nindya Karya Teken Kontrak Sekolah Rakyat Tahap II
Nindya Karya resmi menandatangani Proyek Sekolah Rakyat Tahap II.
Konstruksi Media – Nindya Karya resmi menandatangani Proyek Sekolah Rakyat Tahap II yang ditargetkan memperluas akses pendidikan di berbagai daerah.
Penandatanganan berlangsung Senin (17/11) dan dihadiri Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Wakil Menteri PU Diana Kusumastuti, serta jajaran manajemen Nindya Karya, termasuk Direktur Operasi 2 Arif Putranto dan SVP Divisi Gedung Septian Fachruddin.
Pada tahap kedua ini, pembangunan Sekolah Rakyat akan dilakukan di 104 lokasi yang tersebar di sejumlah wilayah Indonesia. Seluruh bangunan akan berdiri di atas lahan 5–10 hektare yang telah disiapkan pemerintah daerah.
Baca Juga:
Nindya Karya Mantapkan Persiapan Garap Proyek 8 Tower Hunian ASN di IKN
Proyek tersebut ditargetkan rampung dan siap beroperasi pada tahun ajaran 2026/2027.
“Kami memahami bahwa setiap ruang kelas yang kami bangun akan menjadi tempat lahirnya harapan dan kesempatan baru bagi anak-anak Indonesia,” ujar Septian, dalam siaran pers yang diterima, Selasa (18/11).

Desain Bangunan dengan Efisiensi Energi untuk Ratusan Ribu Siswa
Program ini diproyeksikan menampung hingga 112.320 siswa, mencakup jenjang SD, SMP, hingga SMA. Setiap sekolah dirancang dengan standar ruang belajar yang aman, sehat, serta mendukung kenyamanan belajar.
Selain itu, desain bangunan mengedepankan efisiensi energi, ketahanan terhadap cuaca ekstrem, dan fleksibilitas untuk kebutuhan pendidikan di masa depan.
“Kami memastikan setiap tahap pembangunan dilakukan dengan standar tertinggi, mulai dari kualitas struktur hingga kenyamanan ruang belajar,” tambahnya.
Sekolah Rakyat merupakan program prioritas pemerintah untuk mempercepat pemerataan pendidikan, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan wilayah yang jauh dari pusat layanan publik.
Baca Juga:
Tancap Gas! Nindya Karya Garap Dua Proyek Nasional di Sulawesi
Melalui proyek ini, pemerintah menegaskan komitmen menyediakan fasilitas pendidikan yang layak dan merata.
Dengan dimulainya pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II, pemerintah dan Nindya Karya berharap fasilitas ini dapat menjadi fondasi peningkatan kualitas sumber daya manusia di berbagai daerah.
“Kami ingin hadir tidak hanya sebagai kontraktor, tetapi sebagai bagian dari perjalanan bangsa menuju pendidikan yang lebih merata dan bermutu,” tutup Septian.




