HeadlineINFONewsPerumahan

Nindya Karya Pastikan Huntara Korban Banjir Bandang Sumbar Dibangun Lebih Nyaman Sesuai Arahan Presiden

Penyesuaian dilakukan dengan menaikkan tinggi atap dari semula 2,4 meter menjadi 3 meter, serta menambahkan plafon guna menciptakan hunian yang lebih layak dan nyaman

Konstruksi Media – PT Nindya Karya (Persero) memastikan pembangunan rumah hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak banjir bandang di Sumatera Barat berjalan sesuai arahan pemerintah. Pembangunan huntara tersebut dilaksanakan di sejumlah lokasi, yakni Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman; Linggai Duo Koto dan Bancah di Kabupaten Agam; serta Sumpur Malalo, Kabupaten Tanah Datar.

Sebagai pelaksana pembangunan, PT Nindya Karya menindaklanjuti instruksi Presiden Prabowo Subianto terkait peningkatan spesifikasi huntara, khususnya pada aspek kenyamanan bangunan. Penyesuaian dilakukan dengan menaikkan tinggi atap dari semula 2,4 meter menjadi 3 meter, serta menambahkan plafon guna menciptakan hunian yang lebih layak dan nyaman selama masa pemulihan pascabencana.

Direktur Utama PT Nindya Karya, Firmansyah, mendampingi Komisi VI DPR RI dalam kunjungan kerja ke lokasi pembangunan huntara di Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Kamis (22/1/2026). Kunjungan tersebut bertujuan memastikan kualitas pekerjaan, progres pembangunan, serta kesiapan fasilitas pendukung berjalan sesuai rencana.

Nindya Karya
PT Nindya Karya memastikan pembangunan rumah hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak banjir bandang di Sumatera Barat (Sumbar) berjalan sesuai arahan pemerintah.(DOK. NINDYA KARYA)

“Kami memastikan seluruh arahan Presiden terkait peningkatan kualitas huntara dapat diterapkan di lapangan. Bagi kami, pembangunan huntara tidak hanya soal kecepatan, tetapi juga bagaimana menghadirkan hunian yang mendukung kenyamanan dan aktivitas warga selama masa pemulihan,” ujar Firmansyah.

Dalam kunjungan tersebut, Komisi VI DPR RI memberikan apresiasi atas peran aktif PT Nindya Karya dalam mendukung program pemerintah melalui pembangunan huntara yang dilengkapi fasilitas pendukung secara memadai. Kehadiran BUMN karya di wilayah terdampak bencana dinilai menjadi elemen penting dalam mempercepat proses pemulihan masyarakat.

Baca juga: Percepat Transisi Pemulihan Bencana, Nindya Karya Bangun 200 Huntara di Tapanuli Selatan

Di Batang Anai, PT Nindya Karya membangun sebanyak 40 unit huntara. Sementara itu, pembangunan di wilayah lain meliputi 20 unit di Linggai Duo Koto dan 35 unit di Bancah, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, serta 28 unit di Sumpur Malalo, Kabupaten Tanah Datar.

Untuk menunjang kebutuhan warga, kawasan huntara dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, antara lain toilet, dapur umum, area cuci dan jemuran, ruang komunal berukuran 4 x 8 meter, taman bermain anak, serta lahan terbuka yang dapat dimanfaatkan sebagai sarana olahraga dan aktivitas sosial.

Nindya Karya
PT Nindya Karya memastikan pembangunan rumah hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak banjir bandang di Sumatera Barat (Sumbar) berjalan sesuai arahan pemerintah.(DOK. NINDYA KARYA)

Kehadiran huntara tersebut disambut positif oleh masyarakat terdampak banjir bandang. Warga berharap hunian sementara ini dapat menjadi tempat tinggal yang aman, layak, dan nyaman selama menjalani masa pemulihan.

Pembangunan huntara ini merupakan bagian dari sinergi Danantara Indonesia bersama Keluarga Besar BUMN melalui payung program BUMN Peduli, guna memastikan respons kemanusiaan berjalan cepat, terkoordinasi, dan tepat sasaran.

Melalui inisiatif ini, PT Nindya Karya menegaskan komitmennya untuk hadir tidak hanya pada fase tanggap darurat, tetapi juga mendampingi masyarakat hingga tahap pemulihan menuju kehidupan yang lebih baik. (***)

Artikel Terkait

Back to top button
Chat WhatsApp

HUBUNGI KAMI

👑 Berlangganan Artikel Premium 📰 Iklan Display Produk (Majalah dan Website) 📣 Liputan Khusus
Banner Kiri
Banner Kanan