Info ProyekNewsSustainabilityTeknologi

Nindya Karya Mulai Garap Proyek EPC milik Pupuk Kaltim

Nindya Karya optimistis proyek ini dapat diselesaikan tepat waktu, tepat mutu, dan memberikan manfaat berkelanjutan.

 Konstruksi MediaPT Nindya Karya (Persero) mulai merealisasikan pengerjaan proyek Engineering, Procurement and Construction (EPC) PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT/Pupuk Kaltim). Proyek EPC tersebut mencakup Perpanjangan Dermaga 2, pembangunan fasilitas BSL 3, serta pengembangan sistem konveyor.

Sebagai langkah awal memastikan keselarasan perencanaan, pelaksanaan, dan target mutu proyek, hal tersebut ditandai dengan dilakukannya pelaksanaan Kick Off Meeting antara Nindya Karya dengan PKT pada Jumat (12/12) lalu di The Malioboro Hotel & Convention, Yogyakarta, sekaligus kegiatan ini menjadi komitmen bersama dalam memastikan proyek berjalan sesuai target.

Melalui pembangunan fasilitas dermaga dan sistem konveyor baru ini Nindya Karya mendukung peningkatan kapasitas pengiriman (shipping out) urea hingga 850.000 ton per tahun.

Sekretaris Perusahaan PT Nindya Karya, M. Maududy Ari, mengatakan bahwa proyek ini merupakan tindak lanjut dari kontrak kerja yang telah ditandatangani pada 18 November 2025 lalu.

Melalui proyek ini, sebagai perusahaan konstruksi nasional, Nindya Karya terus menunjukkan kompetensinya dalam menggarap proyek EPC berskala besar, khususnya di sektor energi dan sumber daya.

Nindya Karya
Kick Off Meeting antara PT Nindya Karya dengan PT Pupuk Kalimantan Timur. Dok. Ist

Maududy Ari menambahkan proyek ini tidak hanya berorientasi pada penyelesaian fisik infrastruktur, tetapi juga pada penciptaan nilai strategis jangka panjang bagi rantai pasok industri pupuk nasional.

“Kami memandang proyek EPC dermaga dan sistem konveyor ini sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan logistik pupuk nasional. Dengan peningkatan kapasitas pengiriman urea hingga 850.000 ton per tahun, proyek ini akan berkontribusi langsung pada efisiensi distribusi dan keandalan pasokan, yang pada akhirnya mendukung ketahanan pangan nasional,” kata Maududy, sebagai diberitakan, Rabu, (17/12/2025).

Ia menjelaskan bahwa kolaborasi dengan PT Pupuk Kaltim merupakan bentuk sinergi BUMN yang mengedepankan profesionalisme, tata kelola proyek yang baik, serta penerapan standar keselamatan dan mutu yang tinggi.

“Melalui penerapan prinsip engineering excellence, manajemen risiko yang ketat, dan komitmen terhadap aspek K3L, Nindya Karya optimistis proyek ini dapat diselesaikan tepat waktu, tepat mutu, dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan,” tuturnya.

Baca Juga :

Nindya Karya Sapu Bersih Empat Platinum di BUMN Branding & Marketing Award 2025

Artikel Terkait

Back to top button
Chat WhatsApp

HUBUNGI KAMI

👑 Berlangganan Artikel Premium 📰 Iklan Display Produk (Majalah dan Website) 📣 Liputan Khusus
Banner Kiri
Banner Kanan