Nindya Karya Groundbreaking Proyek Jalan Paket 5 Rp383 Miliar di Sulsel
PT Nindya Karya memulai Proyek Penanganan Preservasi Jalan Paket 5 di Sulawesi Selatan.
Konstruksi Media – PT Nindya Karya memulai Proyek Penanganan Preservasi Jalan Paket 5 di Sulawesi Selatan melalui seremoni groundbreaking yang digelar pada 15 Januari 2026 di Jalan Poros Tanabatue–Palattae, Kabupaten Bone.
Proyek bernilai sekitar Rp383 miliar ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kemantapan jaringan jalan antarwilayah di Sulawesi Selatan.
Proyek Paket 5 memiliki masa pelaksanaan selama 719 hari kalender dan mencakup penanganan ruas jalan sepanjang kurang lebih 218,75 kilometer yang tersebar di Kabupaten Bone, Kabupaten Soppeng, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), serta Kabupaten Barru.
Lingkup pekerjaan meliputi rekonstruksi pada ruas jalan dengan kerusakan struktural, pemeliharaan berkala untuk mengembalikan fungsi jalan, serta penanganan rutin melalui perawatan harian dan langkah pencegahan guna mencegah kerusakan lanjutan.
Seremoni groundbreaking dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Bupati Kabupaten Bone, Bupati Kabupaten Soppeng, Wakil Bupati Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sekretaris Daerah Kabupaten Barru, Kepala Dinas Bina Marga Sulawesi Selatan, Kepala Dinas Bina Konstruksi Sulawesi Selatan, serta Vice President Produksi 1 Divisi Infrastruktur 2 PT Nindya Karya, Syafrullah Mahatmantong.
Baca Juga:
Perkuat Infrastruktur Petrokimia Gresik, Nindya Karya Groundbreaking Tangki Asam Sulfat 40.000 Ton
Upaya Meningkatkan Infrastruktur Wilayah
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, seperti dikutip dari Kabarika.id, menyatakan bahwa pembangunan Jalan Paket 5 Multiyears Project merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam meningkatkan kemantapan infrastruktur jalan antarwilayah.
“Ruas Tanabatue–Palattae menjadi titik strategis karena merupakan akses utama Makassar–Sinjai,” ungkap Andi Sudirman.
Ia menambahkan, peningkatan kualitas ruas Tanabatue–Palattae diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat, khususnya dari Kabupaten Sinjai menuju Kota Makassar, sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Baca Juga:
Prabowo Tegaskan Perumnas Harus Kembali Bangun Rumah Rakyat, Fahri: Jangan Bangun Rumah Mewah
Dari sisi pelaksana, Sekretaris Perusahaan PT Nindya Karya, M. Maududy Ary, menegaskan bahwa proyek ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan infrastruktur yang andal dan berkelanjutan.
“Preservasi jalan memiliki peran strategis dalam menjaga konektivitas antarwilayah. Melalui proyek ini, kami berkomitmen menghadirkan infrastruktur jalan yang andal, meningkatkan keselamatan pengguna jalan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.
Melalui dimulainya proyek ini, kualitas layanan jalan di Sulawesi Selatan diharapkan semakin meningkat, sekaligus memperkuat konektivitas logistik dan mobilitas masyarakat antarwilayah.




