Konstruksi Media — PT Mlion International Indonesia turut ambil bagian dalam kegiatan Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) HATTI 2025.
Keikutsertaan perusahaan ini menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan solusi Sheetpile kepada para ahli geoteknik, desainer, dan pemangku kebijakan di bidang teknik tanah.
“Kita di PIT HATTI ini melihat banyak pengunjung dari kalangan desainer dan kebijakan, sehingga diharapkan informasi tentang Sheetpile dapat tersebar luas dan diaplikasikan di berbagai metode pekerjaan,” terang Muhammad Iqbal Hamidi, Technical Sales Manager PT Mlion International Indonesia, saat ditemui Konstruksi Media di acara tersebut, Jakarta, Selasa, (11/11/2025).
Sejak berdiri pada tahun 2020, Mlion sebagai perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) di Indonesia telah berfokus pada pemasaran dan pengembangan produk Sheetpile untuk kebutuhan infrastruktur nasional. Berbagai proyek besar telah menggunakan produk Mlion, seperti proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, di mana Mlion memasok sekitar 1.300 batang Sheetpile untuk pembangunan kilang minyak.
“Selain RDMP, kami juga telah menyuplai Sheetpile untuk proyek jetty di sektor pertambangan, graving dock pembuatan kapal di Cilegon, serta proyek-proyek penyewaan di Semarang, Palembang, Prabumulih, dan berbagai kota di Jawa,” kata Iqbal.
Proyek-Proyek Strategis Nasional
Keberhasilan Mlion tidak hanya berhenti pada proyek-proyek tersebut. Di wilayah Jakarta, perusahaan telah menyiapkan dukungan material untuk proyek-proyek besar seperti Giant Sea Wall, MRT, dan Jakarta Sewerage Development Project (JSDP).
PIT HATTI 2025: Sinergi Ahli Geoteknik Menuju Indonesia Tangguh dan Berkelanjutan
“Kami sudah siap untuk mensuplai Sheetpile pada proyek-proyek strategis nasional tersebut, termasuk untuk rumah pompa Giant Sea Wall yang akan berjalan dan Jakarta Sewerage Development Project yang saat ini sedang berjalan dan beberapa proyek lain yang akan masuk tahap tender,” tambahnya.

Iqbal juga mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025, Mlion mencatat pertumbuhan kinerja hingga dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Tren positif ini diprediksi akan terus berlanjut hingga 2026.
Meski begitu, ia menilai bahwa pengembangan industri Sheetpile di dalam negeri masih memerlukan sinergi lintas sektor.
“Kalau iklim investasi dan kebijakan pemerintah semakin baik, bukan tidak mungkin produksi Sheetpile lokal bisa terealisasi. Tapi untuk saat ini kami masih fokus memperkuat kolaborasi dan ketersediaan material di Indonesia,” tuturnya.
Melalui keikutsertaannya di PIT HATTI 2025, Mlion ingin memberikan dampak positif bagi dunia geoteknik Indonesia.
“Kami ingin meningkatkan kesadaran para engineer bahwa teknologi Sheetpile dapat membantu pekerjaan mereka menjadi lebih efisien, cost-effective, dan ramah lingkungan. Ini bukan hanya soal produk, tapi bagaimana teknologi ini bisa memberi nilai tambah nyata bagi sektor konstruksi nasional,” tutup Iqbal.
Baca Juga :
Mlion International Indonesia Hadirkan Solusi dan Inovasi Pondasi untuk Pembangunan Berkelanjutan




