INFONewsTRANSPORTATION

Mesir Pamer Kereta Cepat Perdana tapi Masih Kalah Cepat dengan Whoosh

Kereta cepat Velaro memiliki kapasitas 489 penumpang dengan kecepatan operasional hingga 250 km/jam

Konstruksi Media – Mesir memasuki babak baru dalam modernisasi transportasi setelah Siemens Mobility memperkenalkan kereta cepat Velaro untuk pertama kalinya kepada pemerintah dan publik Mesir dalam ajang TransMEA 2025 di Kairo. Menurut laporan Newsweek, Selasa (18/11/2025), acara perkenalan tersebut dihadiri Perdana Menteri Mostafa Madbouly dan Menteri Transportasi Kamel El-Wazir.

Langkah ini menjadi tonggak bersejarah bagi Afrika dan Timur Tengah, menyusul lompatan serupa yang telah dilakukan Indonesia melalui kehadiran kereta cepat Whoosh.

Keunggulan Velaro

Kereta cepat Velaro memiliki kapasitas 489 penumpang dengan kecepatan operasional hingga 250 km/jam. Jaringan kereta cepat Mesir dirancang membentang lebih dari 2.000 kilometer, menghubungkan kota-kota utama dan menjangkau hampir 90 persen populasi negara itu. Jika selesai seluruhnya, jaringan tersebut diklaim akan menjadi keenam terbesar di dunia.

Siemens Mobility menjelaskan bahwa Velaro menggunakan teknologi digital twin untuk mengoptimalkan kinerja dan ketahanan armada. Desain struktur serta sistemnya disesuaikan dengan kondisi gurun, seperti debu, pasir, dan suhu ekstrem—menggunakan sistem filtrasi serta pendinginan canggih untuk menjaga kenyamanan dan keandalan perjalanan.

Uji Coba Kereta Regional Berhasil

Pada kesempatan yang sama, kereta regional Desiro High-Capacity (HC) juga sukses menjalani uji coba perdana di jalur baru dekat Kairo.

“Perjalanan perdana Desiro dan kehadiran Velaro menandai langkah penting dalam strategi modernisasi transportasi Mesir. Proyek kereta cepat ini akan memangkas waktu tempuh dan meningkatkan konektivitas antar wilayah,” kata Kamel El-Wazir.

Baca juga: Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Cepat 1.500 Km, Hanya Habiskan Rp116 Triliun

Presiden dan CEO Siemens AG, Roland Busch, menyebut momentum ini sebagai wujud nyata transformasi mobilitas Mesir. Siemens turut berkomitmen melakukan pemeliharaan selama 15 tahun untuk 41 unit Velaro, 94 unit Desiro, dan 41 lokomotif Vectron.

Whoosh Tetap Tercepat di Asia Tenggara

Meski Mesir kini menorehkan sejarah dengan kereta cepat pertamanya, Indonesia masih unggul dari sisi performa. Kereta cepat Whoosh Jakarta–Bandung mampu melaju hingga 350 km/jam, jauh lebih tinggi dibanding Velaro yang mencapai 250 km/jam.

Dengan jarak 142,3 kilometer, Whoosh memangkas waktu perjalanan dari tiga jam menjadi sekitar 40 menit. Selain kecepatan, Whoosh juga mengandalkan sistem keselamatan mutakhir yang mampu merespons gempa dan banjir, serta beroperasi dengan tenaga listrik tanpa emisi langsung—mendukung target pengurangan polusi dan emisi transportasi nasional.

Proyek senilai 7,3 miliar dolar AS yang dikelola PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) ini menjadi bukti bahwa Indonesia berada di garis depan inovasi transportasi modern di kawasan regional. (***)

Back to top button
Chat WhatsApp
Banner Kiri
Banner Kanan