Menteri PU Dody Hanggodo Tinjau Bendung Pante Lhong, Pastikan Irigasi Pulih dan Tanggul Diperkuat Permanen
Memastikan pemulihan irigasi pascabanjir dan penguatan tanggul permanen sepanjang 20 km guna mendukung produktivitas petani
Konstruksi Media – Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo meninjau langsung kondisi Bendung Pante Lhong yang terdampak banjir di Kabupaten Bireuen, Aceh.
Kunjungan kerja tersebut dilakukan usai tiba di Bandara Malikussaleh, Lhokseumawe, guna memastikan percepatan penanganan infrastruktur sumber daya air. Peninjauan dilakukan bersama Bupati Bireuen, Mukhlis, serta jajaran Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia.
Fokus utama kunjungan adalah memulihkan layanan irigasi agar suplai air ke lahan pertanian kembali normal. Menteri Dody menegaskan prioritas pemerintah saat ini memastikan air dari bendung segera mengalir ke sawah produktif milik masyarakat.

Sebagai langkah tanggap darurat, telah dibangun coverdam sementara untuk menahan aliran air. Selain itu, dilakukan normalisasi alur sungai serta pembersihan sedimen pada intake dan jaringan irigasi yang terdampak banjir. Upaya ini ditargetkan mempercepat pemulihan musim tanam petani setempat.
Baca juga: Waskita Karya dan Kementerian PU Rampungkan Puluhan Huntara di Aceh Utara, Siap Dihuni 300 Warga
Tak hanya penanganan jangka pendek, pemerintah juga menyiapkan penguatan permanen tanggul kanan dan kiri sungai sepanjang kurang lebih 20 kilometer. Proyek tersebut akan dilaksanakan secara bertahap dengan skema multiyears guna meminimalkan risiko kerusakan berulang saat terjadi banjir di masa mendatang.

Bupati Mukhlis menyampaikan apresiasi atas respons cepat pemerintah pusat. Ia menyebutkan terdapat enam saluran irigasi yang mengalami kerusakan dan lebih dari 2.000 hektare sawah terdampak. Pemerintah daerah berharap perbaikan darurat dapat rampung dalam bulan Ramadan sehingga setelah Lebaran para petani dapat kembali beraktivitas di sawah.
Kementerian PU optimistis percepatan penanganan dan penguatan permanen tanggul akan mengembalikan fungsi Bendung Pante Lhong secara optimal. Infrastruktur tersebut menjadi penopang utama produktivitas pertanian di Kabupaten Bireuen.
Dengan sistem irigasi yang pulih, petani diharapkan mampu melakukan dua hingga tiga kali masa tanam dalam setahun. Langkah ini sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah serta mendukung target swasembada nasional. (***)
