EQUIPMENTProduct

Menteri PPPA Resmikan Pusat Pengembangan UMKM FABA di Manado

FABA bisa menjadi alternatif bahan baku konstruksi gedung, lalu FABA juga merupakan salah satu inovasi yang baik dan harus terus dikembangkan.

Konstruksi Media – PT PLN (Persero) mengungkapkan pihaknya terus mendukung pembangunan pusat pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dengan memanfaatkan limbah sisa pembakaran batu bara atau alias Fly Ash Bottom Ash (FABA) dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).

Salah satunya yakni PLN berkolaborasi dengan Womenpreneurs Indonesia Networks (WIN) meresmikan pusat pengembangan FABA dari PLTU Amurang untuk UMKM di Manado, Sulawesi Utara, yang dinamakan WINStore.

Fasilitas tersebut diresmikan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia, I Gusti Ayu Bintang Darmawati, beberapa waktu lalu.

Hadir dalam peresmian tersebut yakni Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Steven Kandouw beserta jajaran pemerintah daerah, kemudian General Manager PLN Unit Induk Wilayah Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Gorontalo (UIW Suluttenggo), Leo Basuki.

Dalam sambutannya, Menteri PPPA, I Gusti Ayu Bintang Darmawati menyampaikan apresiasi kepada PLN yang telah mendukung program inisiatif Womenpreneurs Indonesia Networks, dalam memprakarsai konsep WINStore dan WINKitchen yang pertama di Indonesia.

“Terkait pemanfaatan FABA sebagai bahan baku konstruksi gedung WINStore, merupakan salah satu inovasi yang baik dan harus terus dikembangkan,” ungkapnya dalam sebuah kesempatan, Kamis, (30/6/2022).

Pusat pengembangan UMKM FABA besutan PLN. Dok. Ist

Untuk diketahui, WINStore merupakan pusat pengembangan UMKM yang memberdayakan peran perempuan dalam menciptakan produk-produk lokal yang dapat dijual kepada masyarakat.

Baca Juga : Manfaatkan FABA PLN, Produsen Batako di Kendari: Omzetnya Naik

Sementara, General Manager PLN UIW Suluttenggo, Leo Basuki di lokasi menyebut, dalam pembuatan fisik gedung WINStore, PLN memanfaatkan FABA PLTU Amurang sebanyak 364 Ton sebagai bahan baku konstruksinya.

“Sesudah melihat konsep pengembangan UMKM di Manado, ternyata sejalan dengan program PLN. Ini yang awalnya sebagai program operasional, kami buat terlembagakan dengan menghadirkan WINStore dan WINKitchen,” papar Basuki.

Selain WINStore, PLN juga meresmikan WINKitchen yang bertajuk Green Smart Cooking, di mana PLN mendukung dari segi penyediaan kompor induksi yang ramah lingkungan dan lebih efisien. Ke depannya, WINKitchen akan digunakan oleh kelompok perempuan memasak makanan pendamping beras untuk pencegahan stunting di Sulawesi Utara.

PLN resmikan pusat pengembangan FABA untuk UMKM di wilayah Manado. Dok. Ist

“PLN mendukung kampanye penggunaan kompor induksi yang lebih aman dan nyaman, selain itu di aplikasi PLN Mobile memiliki fitur marketplace di dalamnya yang mendukung pemasaran usaha mikro kecil secara digital, ” imbuhnya.

Sementara, Chairwoman WIN Diah Yusuf mengatakan melalui pemanfaatan FABA sebagai bahan konstruksi WINStore. Ini menandakan bahwa PLN telah memberikan dukungan yang nyata bagi pengembangan UMKM, terlebih UMKM yang dikelola kaum perempuan.

“Karena infrastruktur fisik harus digabungkan dengan pembangunan sumber daya manusianya agar bisa memberikan hasil yang optimal dalam jangka panjang bagi pemberdayaan perempuan pengusaha di Indonesia,” tutur Diah.

Baca Artikel Selanjutnya :

Artikel Terkait

Back to top button
Chat WhatsApp