
Konstruksi Media – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyatakan bahwa pemerintah akan menggunakan lahan-lahan sitaan dari koruptor untuk dibangun perumahan rakyat.
Hal tersebut dikatakannya disela-sela diskusi “Sosiaslisasi Program 3 Juta Rumah di Kementerian PKP”, (28/10). Menurut dia lahan-lahan sitaan para koruptor satgat berpotensi untuk bangun perumahan bagi pegawai ASN-ASN, guru honorer hingga TNI-Polri yang membutuhkan.
Dia mengatakan, terdapat lahan 1000 ha yang berlokasi di Banten yang disita oleh Kejaksaan Agung. “Jaksa Agung bilang di Banten saja ada 1.000 hektare lahan disita dari koruptor. Itu baru satu hal, tapi banyak kok lahan-lahan seperti itu,” kata Maruarar, (29/10).
Sumbang 2,5 Ha Lahan
Maruarar sendiri bakal menyumbangkan lahannya yang berlokasi di Tangerang, Banten sekitar 2,5 ha untuk dibangun perumahan bagi rakyat. Hal ini sekaligus merealisasikan Program 3 Juta Rumah bagi masyarakat kecil secara gratis Pemerintahan Prabowo Subianto.
“Saya mulai dari diri sendiri sebagai menteri. Pada 10 November saya akan undang pengusaha, saya berikan 2,5 hektare tanah saya di Tangerang. Dan yang membangun pengusaha yang lain, bangunannya dan juga isinya,” ungkap Maruarar.
Dirinya mengatakan dalam waktu delapan bulan ke depan tanah yang disumbangkannya sudah terbangun perumahan yang dapat dibagikan secara gratis kepada masyarakat kecil di daerah tersebut.
“Mudah-mudahan delapan bulan lagi kita sudah bisa serahkan kepada berapa ratus masyarakat di situ. Dan saya minta jadi model. Nanti mungkin 10 persen TNI-Polri berpenghasilan rendah, ASN berpenghasilan rendah, guru berpenghasilan rendah. Jadi ada ekosistem yang baik, ada berbagai macam suku agama yang ada di situ. Jadi tidak eksklusif,” imbuhnya.
Dirinya berharap perumahan tersebut nantinya dapat menjadi model ekosistem yang baik dan mengetuk semua pihak untuk turut serta.
“Jadi kita jangan hanya membangun fisiknya, tapi membangun ekosistem. Contoh itu saya mulai dari saya sebagai menteri. Mudah-mudahan bapak-bapak ibu-ibu juga berkenan,” tutur Maruarar dalam sosialisasi tersebut yang juga dihadiri para developer properti.
Baca Juga :
- Tiga Tantangan Utama dalam Program 3 Juta Rumah, Apa Saja?
- SANY Luncurkan Truk Tambang Hibrida Pertama Buatan Lokal di India
- Pantau Arus Balik, Menteri PU Cek Jalan Tol Fungsional Probowangi
- Jalur Fungsional Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan Kembali Dibuka untuk Kelancaran Arus Balik
- Hutama Karya Catatkan Kenaikan 145,76% Kendaraan Lintasi Tol Sumatera