NewsPerumahan

Menteri Ara Tantang Broker Adu Cepat Garap Rumah Subsidi, Kejar Ekonomi 8 Persen

Menteri Ara menantang para broker properti untuk membuktikan taji mereka dalam menyukseskan program rumah subsidi.

Konstruksi Media – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) menantang para broker properti untuk membuktikan taji mereka dalam menyukseskan program rumah subsidi. Ara ingin sektor perumahan menjadi lokomotif utama yang menarik gerbong pertumbuhan ekonomi nasional menuju angka 8 persen.

​Pesan bernada tinggi tersebut disampaikan Menteri Ara dalam National Business Conference ERA Indonesia 2026 di Jakarta, Rabu (11/2). Ia menegaskan, pemerintah siap membangun ekosistem yang bersih dan efektif agar sektor swasta bisa bergerak maksimal.

​“Saya mau buktikan pemerintah tidak kalah bekerja dengan cepat, bersih, dan efektif dibanding swasta,” tegas Menteri Ara dalam Acara ERA Indonesia di Jakarta belum lama ini.

Baca Juga:

BEI Makin Panas, Raksasa Data Center Nextier Resmi Caplok MGLV

​Rumah Subsidi Jadi Mesin Ekonomi

​Bagi Ara, rumah bukan sekadar tempat berteduh, melainkan penggerak ekonomi yang masif. Ia yakin target ambisius ekonomi 8 persen hanya bisa tercapai jika ekosistem properti—mulai dari broker, kontraktor, hingga perbankan—bergerak serentak dalam satu irama.

​“Bapak-ibu, itu tugas saya sebagai pemerintah. Pertumbuhan ekonomi harus terus menuju 8 persen. Salah satu faktor penggeraknya yang utama, bahkan paling utama, adalah perumahan,” ujarnya.

​Menteri Ara tidak mau kolaborasi ini hanya berakhir di atas panggung. Ia langsung mengagendakan pertemuan teknis pada 18 hingga 20 Februari 2026 bersama jajaran pimpinan ERA Indonesia dan Ketua Umum AREBI untuk menggodok skema kerja sama broker dalam rumah subsidi.

​“Tolong diskusinya efektif karena kita mau cepat. Saya tunggu tanggal 18 sampai 20 Februari,” tantang Ara lagi.

Menteri ARA
ERA Indonesia siap garap rumah subsido. Dok.Menteri PKP

​Broker Siap Gerakkan Digital

​Gayung bersambut, CEO ERA Indonesia Darmadi Darmawangsa menyatakan kesiapannya untuk “turun gunung”. Ia berencana mengoptimalkan jaringan agen profesional dan strategi digital advertising nasional untuk memacu literasi dan penjualan rumah subsidi hingga ke pelosok.

​“Dengan kualitas agen properti yang semakin baik, kami optimistis bisa membantu menjelaskan produk-produk perumahan dengan lebih tepat kepada masyarakat,” sambut Darmadi.

​Langkah berani Menteri Ara ini menandai babak baru di mana broker profesional tidak lagi hanya fokus pada properti komersial mewah, melainkan terlibat aktif dalam penyediaan hunian bagi rakyat kecil demi mendongkrak stabilitas ekonomi nasional.

Artikel Terkait

Back to top button
Chat WhatsApp

HUBUNGI KAMI

👑 Berlangganan Artikel Premium 📰 Iklan Display Produk (Majalah dan Website) 📣 Liputan Khusus
Banner Kiri
Banner Kanan