NewsPerumahan

Menanti Wajah Baru Jakarta Lewat Program Gentengisasi

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dukung program gentengisasi.

Konstruksi Media – Wajah permukiman Jakarta yang selama ini didominasi oleh deretan atap seng kusam tampaknya akan segera berubah. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan dukungan penuh terhadap gagasan Presiden Prabowo Subianto mengenai proyek “gentengisasi”. Langkah ini diharapkan mampu mengubah estetika Jakarta menjadi lebih tertata dan sedap dipandang.

Pramono menilai, penggantian material atap merupakan salah satu langkah konkret untuk mempercantik citra Jakarta sebagai kota global. Keseragaman dan kualitas visual kawasan hunian, terutama di pemukiman padat, menjadi prioritas yang harus segera dibenahi. “Kalau seng diganti menjadi genteng, saya 1.000 persen setuju,” tegas Pramono di Jakarta baru-baru ini.

Transformasi Menuju Kota Global

Dukungan tersebut akan segera ditindaklanjuti oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan menyiapkan langkah-langkah strategis sesuai arahan pemerintah pusat. Pramono menekankan bahwa estetika kota bukan sekadar masalah gaya, melainkan indikator penting dalam persaingan Jakarta di kancah internasional.

Baca Juga:

Ganti Atap Seng, Prabowo Gagas Proyek ‘Gentengisasi’ untuk Percantik Pemukiman

Meski begitu, Pemprov DKI masih dalam tahap pematangan terkait mekanisme pelaksanaannya. Hingga kini, rincian mengenai apakah program ini akan berbentuk subsidi penggantian langsung bagi rumah warga atau skema kerja sama lainnya masih terus dikaji.

Jakarta
Pramono sebut estetika menjadi indikator keberhasilan Jakarta jadi kota global. Dok.Unsplash/Jess Yuwono

Bagian dari Visi Indonesia ASRI

Wacana ini merupakan bagian dari Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto. Selain faktor keindahan, penggunaan genteng dinilai jauh lebih sehat dibandingkan seng yang mudah berkarat dan cenderung menyerap panas berlebih, sehingga membuat suhu di dalam rumah tidak nyaman bagi penghuninya.

Baca Juga:

Hutama Karya Bangun Stasiun Bawah Tanah MRT Glodok–Kota, Perkuat Konektivitas Kawasan Kota Tua

Kini, publik menanti bagaimana sinergi antara pemerintah pusat dan daerah ini dapat mewujudkan transformasi visual di sudut-sudut Ibu Kota, mengubah pemukiman yang tadinya tampak “semrawut” menjadi lebih asri dan tertata.

Artikel Terkait

Back to top button
Chat WhatsApp

HUBUNGI KAMI

👑 Berlangganan Artikel Premium 📰 Iklan Display Produk (Majalah dan Website) 📣 Liputan Khusus
Banner Kiri
Banner Kanan