NewsProfilSustainabilityTeknologi

Ketua LPJK 2025–2029 Siap Kawal Program PU 608 dan Perkuat Ekosistem Konstruksi 

Konstruksi Media — Ketua Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) 2025-2029 Ir. Insannul Kamil menyatakan dirinya siap mengawal program ambisius Kementerian Pekerjaan Umum (PU) 608.

Sebab, program PU 608 ini merupakan strategi besar pemerintah dalam memperkuat fondasi infrastruktur nasional sekaligus mempercepat pengentasan kemiskinan ekstrem.

Agenda tersebut diposisikan bukan sekadar rangkaian proyek fisik, melainkan langkah terintegrasi yang dirancang untuk memberikan dampak sistemik terhadap iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Insanul Kamil, menilai arah kebijakan pemerintah melalui Program 608 menjadi momentum strategis bagi seluruh ekosistem jasa konstruksi.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur yang terencana dan masif akan menciptakan multiplier effect yang luas, mulai dari peningkatan daya saing daerah hingga terbukanya lapangan kerja baru.

Menteri PU
Menteri PU Dody Hanggodo dan Wakil Menteri PU Diana Kusumastuti bersama Pengurus LPJK 2025-2029. Dok. Konstruksi Media

“Program PU 608 ini adalah langkah strategis pemerintah. Dampaknya akan terasa pada seluruh investasi yang dilakukan, karena fondasinya adalah infrastruktur. Jika infrastrukturnya kuat, maka pertumbuhan ekonomi akan ikut terdorong,” ungkap Insanul Kamil disela-sela pengukuhan Pengurus LPJK 2025-2029 di Kantor Kementerian PU Jakarta, Rabu, (04/03/2026).

Ia menegaskan, dalam empat tahun ke depan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) akan memprioritaskan penguatan peran kelembagaan, tata kelola, serta peningkatan kapasitas dan kompetensi pelaku jasa konstruksi nasional. Langkah ini dinilai krusial agar industri konstruksi siap menjawab tantangan pembangunan sekaligus mendukung target ambisius pemerintah.

Perkuat Peran LPJK

“Selama empat tahun ini, Insya Allah kami akan melanjutkan dan memperkuat peran LPJK agar menjadi daya dorong yang solid dalam mewujudkan program-program 608 yang telah disampaikan Bapak Menteri,” bebernya.

Pengurus LPJK
Pengurus LPJK 2025-2029. Dok. Konstruksi Media

Insanul menambahkan, kolaborasi erat antara pemerintah, badan usaha, dan asosiasi profesi menjadi kunci keberhasilan implementasi program strategis tersebut. LPJK, kata dia, akan memastikan sistem sertifikasi, standar kompetensi, dan tata kelola jasa konstruksi semakin kuat dan adaptif terhadap dinamika pembangunan.

Dengan penguatan kelembagaan serta sinergi lintas sektor, Program 608 diharapkan tidak hanya mempercepat pembangunan infrastruktur, tetapi juga menjadi instrumen efektif dalam mengurangi kesenjangan, memperluas kesempatan kerja, serta mendorong transformasi ekonomi nasional berbasis infrastruktur yang tangguh dan berkelanjutan.

Baca Juga :

Menteri PU Kukuhkan Pengurus LPJK 2025–2029: Dorong Transformasi Konstruksi

Artikel Terkait

Back to top button
Chat WhatsApp

HUBUNGI KAMI

👑 Berlangganan Artikel Premium 📰 Iklan Display Produk (Majalah dan Website) 📣 Liputan Khusus
Banner Kiri
Banner Kanan