Konstruksi Media – PT Kereta Api Indonesia (KAI) secara masif memperkuat sistem keamanan dan keselamatan layanan LRT Jabodebek melalui pemasangan total 1.129 unit CCTV yang tersebar di seluruh rangkaian kereta dan stasiun.
Penguatan pengawasan berbasis teknologi ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan KAI untuk menghadirkan transportasi publik yang aman dan tertib.
Executive Vice President LRT Jabodebek, Mochamad Purnomosidi, menegaskan bahwa pelengkapan sistem keamanan ini merupakan upaya strategis untuk menjaga keselamatan pengguna.
Baca Juga:
15 Tahun HKA: Menguasai Material hingga Jadi Operator Jalan Tol Terbesar Kedua Nasional
“Dengan total lebih dari 1.000 CCTV yang aktif 24 jam, kami mampu memantau pergerakan secara menyeluruh, mengantisipasi potensi gangguan, serta merespons cepat jika terjadi kondisi darurat,” ungkap Purnomosidi, dalam keterangan resminya, Kamis (27/11).
Pemasangan 1.129 unit CCTV ini dibagi ke dua area vital:
- Rangkaian Kereta: Total 434 unit terpasang di seluruh rangkaian kereta. Setiap rangkaian dilengkapi 14 unit, termasuk di ujung kereta untuk memantau situasi penumpang serta di area kabin untuk mengawasi petugas dan kondisi jalur.
- Stasiun: Sebanyak 695 unit CCTV dipasang di 18 stasiun LRT Jabodebek. Cakupan pengawasan sangat luas, meliputi area strategis mulai dari pintu masuk, loket, area parkir, peron, jalur evakuasi, hingga titik-titik rawan khusus.
Terhubung Real-Time ke OCC

Seluruh unit CCTV tersebut beroperasi secara real time dan diawasi selama 24 jam penuh dari Operation Control Centre (OCC). Koneksi ini memungkinkan petugas keamanan stasiun maupun petugas di rangkaian kereta untuk mendeteksi seluruh insiden dengan cepat dan segera melakukan penanganan.
Baca Juga:
Proyek Kereta Gantung LRT Harjamukti–Mekarsari Capai Rp173,9 Miliar per Kilometer
Purnomosidi menambahkan bahwa pengawasan CCTV juga berperan penting dalam menjaga kelancaran operasional harian. Misalnya untuk memastikan arus naik-turun penumpang di peron berlangsung tertib, terutama saat jam sibuk.
“Bukti rekaman juga sangat membantu dalam penyelidikan jika terjadi insiden, baik terkait keamanan maupun operasional,” lanjutnya.
Penempatan CCTV di stasiun dan rangkaian kereta LRT Jabodebek ini menegaskan sistem pengamanan sebagai objek vital nasional yang didukung penuh oleh teknologi mutakhir.




