
Konstruksi Media – Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., IPU., terpilih kembali untuk memimpin Pengurus Wilayah Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Sulawesi Selatan. Keputusan ini ditetapkan dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) PII Sulsel yang berlangsung di Makassar, Sabtu (31/1).
Muswil yang dihadiri oleh perwakilan dari sembilan Pengurus Cabang (PC) aktif, mulai dari Makassar hingga Bone tersebut dibuka langsung oleh Wakil Ketua Umum PII Pusat, Prof. Dr. Ir. Agus Taufik Mulyono (Gus Mul).
Dalam sambutannya pasca terpilih, Prof. Jamaluddin Jompa menekankan komitmennya untuk memperkuat struktur organisasi di tingkat daerah. Ia menginstruksikan seluruh anggota PII di Sulsel untuk aktif dalam menghidupkan kepengurusan cabang di setiap Kabupaten/Kota guna memperluas kontribusi teknologi ke seluruh pelosok wilayah.
Baca Juga:
Atasi Banjir Aceh Timur, BKS PII Turunkan Insinyur Ahli untuk Asesmen Infrastruktur
Mendorong Sulsel Jadi Lumbung Teknologi Pangan
Selain musyawarah, PII Sulsel juga menggelar Seminar Keinsinyuran bertajuk “Peran Insinyur Dalam Pengembangan Teknologi Pangan untuk Kemandirian Nasional”. Forum ini menyoroti ambisi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang tidak hanya ingin menjadi lumbung pangan nasional, tetapi juga menjadi Lumbung Teknologi Pangan.

Strategi ini akan didukung oleh pengembangan sistem industri berbasis intermoda, antarmoda, dan multimoda yang berwawasan lingkungan. Target utamanya adalah memastikan pengelolaan sumber daya alam Sulawesi Selatan mampu menembus dan bersaing di pasar ekspor global.
Baca Juga:
IBSA Gelar Sharing Session Kedua, Bahas Tuntas Penguatan Budaya Behaviour Based Safety
Peluncuran Buku Insinyur
Sebagai bentuk kontribusi pemikiran nyata, PII Sulsel juga meluncurkan buku berjudul “Insinyur untuk Kemandirian Pangan”. Buku karya anggota PII Sulsel ini diharapkan menjadi panduan teknis dan strategis bagi para praktisi dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui inovasi keinsinyuran.
Hadir sebagai pemateri dalam seminar tersebut antara lain Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sulsel Dr. M. Ilyas, Dirut PT KIMA Makassar Ir. Alif Abadi, dan Dekan Fakultas Pertanian Unhas Prof. Dr. Ir. Rismaneswati.




