ITS Luncurkan Consolink sebagai Solusi IoT, Seperti apa Fiturnya?
Consolink, karya kolaborasi mahasiswa dan dosen ITS, adalah sistem IoT pembacaan dial otomatis untuk uji konsolidasi tanah yang menjanjikan akurasi tinggi dan monitoring real-time.
Konstruksi Media – Kolaborasi mahasiswa dan dosen Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berhasil meluncurkan Consolink, sebuah sistem pembacaan dial otomatis berbasis Internet of Things (IoT) untuk uji konsolidasi tanah.
Inovasi ini dirancang untuk memodernisasi infrastruktur laboratorium, mempermudah proses praktikum, dan secara signifikan meminimalkan risiko kesalahan pembacaan manual.
Leader Tim Pengembang Consolink, Deris Faisa Ralindra ST MT, menjelaskan bahwa sistem ini mengatasi masalah utama pada alat uji konsolidasi manual yang menuntut kehadiran operator 24 jam.
“Alat ini sangat membantu karena kita tidak perlu lagi datang ke laboratorium di tengah malam,” ungkap Deris, dalam siaran pers yang diterima oleh Konstruksi Media, Kamis (4/12)
Baca Juga:
HKA Raih Penghargaan Platinum TKMPN 2025 Berkat 3 Inovasi ESG
Kepala Laboratorium Transportasi dan Geoteknik ITS, Aan Fauzi ST MT, menyatakan bahwa inovasi ini sejalan dengan ambisi kampus untuk memodernisasi infrastruktur.
“Kami ingin semua alat di lab bisa berkembang lebih canggih dan pastinya lebih efisien,” ujarnya.
Fitur Kunci: Akurasi Tinggi dan Pemantauan Real-Time
Consolink mengganti sistem manual yang rentan macet dengan sistem digital berbasis sensor displacement terintegrasi ESP32. Fitur-fitur kunci yang ditawarkan adalah:
- Akurasi Tinggi: Pembacaan data menjadi lebih stabil dan akurat, menghilangkan kebutuhan manual tapping pada dial gauge.
- Pemantauan Jarak Jauh: Sistem menggunakan SD card sebagai logger dan aplikasi Blynk untuk monitoring real-time melalui laptop atau smartphone.
- Efisiensi Waktu: Data dicatat otomatis sesuai interval standar, membebaskan mahasiswa dan teknisi dari tugas pencatatan manual.
Dua mahasiswa dari Departemen Teknik Elektro Otomasi ITS yang tergabung dalam tim, Celvin Mico Rizki P dan Muhammad Ken Fajri Azka Arafah, merancang integrasi sensor dan konektivitas ini.
Baca Juga:
Pakai Teknologi Modular, WEGE Bangun Mess Transmigrasi di Batam

Dampak Positif pada Riset dan Layanan Industri
Implementasi Consolink membawa dampak signifikan bagi riset dan layanan pengujian eksternal. Menurut Deris, kemudahan dan akurasi yang lebih tinggi membantu mahasiswa dan teknisi dalam proses riset.
Dari sisi layanan industri, penerapan sistem otomatis ini dinilai dapat mempercepat layanan dan meningkatkan konsistensi data bagi kontraktor.
“Harusnya nanti impact-nya adalah proses pembacaan lebih cepat, akurat, dan teknisi lab tidak lagi terbebani pembacaan manual,” tambahnya.
Pengembangan Consolink ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), dengan mendorong inovasi infrastruktur laboratorium untuk pembangunan konstruksi yang lebih aman dan efisien.




