Konstruksi Media – Institut Teknologi PLN (ITPLN) langsung bergerak cepat dalam mengawali tahun 2026. Melalui keputusan strategis Yayasan Pendidikan dan Kesejahteraan (YPK) PLN, Prof. Dr. Susy Fatena Rostiyanti resmi dilantik sebagai Wakil Rektor I Bidang Akademik menggantikan Prof. Syamsir Abduh, Senin (5/1/2026).
Pelantikan ini membawa misi besar, yakni memperkuat fondasi kurikulum Outcome Based Education (OBE) untuk mencetak lulusan yang siap menjawab tantangan transisi energi global.
Misi OBE: Fokus pada Dampak Nyata

Rektor ITPLN, Prof. Iwa Garniwa, menegaskan bahwa tugas Wakil Rektor I adalah “mesin utama” di perguruan tinggi. Ia menitipkan misi khusus kepada Prof. Susy untuk mengawal penerapan OBE dan sistem pembelajaran 4-4-2 secara konsisten di seluruh fakultas.
“Kurikulum kita adalah OBE. Karena itu harus dijalankan secara konsisten dengan supervisi Wakil Rektor I. Ini bukan memberatkan, justru memudahkan kita naik ke tangga berikutnya,” ujar Iwa di hadapan jajaran pimpinan ITPLN.
Baca Juga:
Persiapkan Siswa Hadapi Industri, ITPLN Ajarkan Kelola Gudang Ramah Lingkungan di SMKN 1 Cileungsi
Bagi Iwa, implementasi OBE adalah kunci agar ITPLN tidak hanya tumbuh secara biasa, melainkan secara eksponensial. OBE menuntut hasil belajar yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi memiliki dampak nyata dan terukur bagi industri, sejalan dengan visi ITPLN sebagai kampus berwawasan lingkungan.
Beban Krusial Wakil Rektor I

Iwa tak menampik bahwa misi ini bukan perkara mudah. Sebagai pemegang komando di bidang akademik, Wakil Rektor I menanggung beban yang paling krusial.
“Hampir 75 persen persoalan perguruan tinggi ada di wilayah akademik. Fondasi kita ada pada inovasi, inisiatif, dan sense of academic,” tambahnya.
Baca Juga:
Peneliti ITPLN Raih Penghargaan ICEMS 2025, Ungguli Peserta dari 113 Negara
Selain pelantikan Prof. Susy, YPK PLN juga melakukan penyegaran di level pegawai melalui mutasi dan pengangkatan baru guna memperkuat kinerja institusi. Langkah ini diharapkan mampu memperkokoh diferensiasi ITPLN di kancah internasional sebagai kampus pionir transisi energi yang unggul dan inovatif.




