Info ProyekInfrastrukturNewsProfilSustainability

Investor Tiongkok Siap Bangun Kawasan Industri Raksasa di Jateng

Investasi ini diharapkan memperkuat ekonomi daerah dan membuka lapangan kerja baru di wilayah Jateng maupun nasional.

Konstruksi Media — Angin segar berhembus untuk perekonomian Jawa Tengah. Perusahaan konstruksi asal Provinsi Fujian, Tiongkok, menyatakan minatnya untuk menanamkan investasi di sejumlah kawasan industri di Jawa Tengah.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng pun menyambut antusias rencana tersebut dengan memaparkan potensi dan keunggulan berinvestasi di wilayahnya.

Perwakilan perusahaan, Jerry Zhang, mengungkapkan bahwa pihaknya merupakan bagian dari perusahaan milik negara yang bergerak di bidang layanan konstruksi terpadu, mulai dari perencanaan, desain, hingga pembangunan serta manufaktur.

“Kami melihat potensi besar di Indonesia, terutama di Pulau Jawa. Indonesia merupakan destinasi investasi yang sangat menarik,” kata Zhang mengutip laman Pemprov Jateng, Kamis, (13/11/2025).

Pemprov Jateng
Investor Tiongkok Siap Bangun Kawasan Industri Raksasa di Jateng. Dok. Ist

Zhang menjelaskan bahwa pihaknya telah meninjau beberapa kawasan industri di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Dari hasil kunjungan tersebut, Jawa Tengah dinilai paling kompetitif karena memiliki harga lahan yang bersaing, infrastruktur memadai, serta tenaga kerja yang ramah dan pekerja keras.

Dia menambahkan, perusahaannya siap menjajaki kerja sama dengan pengelola KEK Industripolis Batang dan Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW).

“Kami berharap dapat bekerja sama dalam pengembangan kawasan industri, mulai dari perencanaan, konstruksi, hingga pemasaran,” jelas Zhang.

Sebagai langkah awal, pihaknya berencana mengembangkan proyek tahap pertama seluas 100 hingga 200 hektare dengan skema kolaboratif bersama mitra lokal.

“Kami ingin membawa investor-investor Tiongkok untuk berinvestasi di sini. Kami yakin kerja sama ini akan saling menguntungkan,” paparnya.

Kepala DPMPTSP Jawa Tengah, Sakina Rosellasari, menyambut positif rencana investasi tersebut. Ia menegaskan bahwa Pemprov Jateng siap mengawal dan memfasilitasi proses investasi, terutama yang berorientasi pada penciptaan lapangan kerja dan transfer teknologi.

“Kami menyambut baik rencana investasi dari calon investor Tiongkok. Ini menunjukkan kepercayaan pada potensi Jawa Tengah,” imbuh Sakina.

Sakina menambahkan, Jawa Tengah memiliki infrastruktur kawasan industri yang siap dikembangkan, termasuk KEK Industripolis Batang dan Kawasan Industri Wijayakusuma. Dengan dukungan tenaga kerja produktif serta upah kompetitif, Jawa Tengah kini menjelma menjadi lokasi strategis untuk investasi manufaktur dan industri. Hingga September 2025, realisasi investasi di provinsi ini mencapai Rp66,13 triliun dan menyerap sekitar 326 ribu tenaga kerja.

“Kami mengajak calon investor untuk berkolaborasi mewujudkan investasi yang berkelanjutan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat lokal,” tuturnya menandaskan.

 

Artikel Terkait

Back to top button
Chat WhatsApp
Banner Kiri
Banner Kanan