Investasi USD 800 Juta, Proyek CA-EDC PSN Serap 3.000 Tenaga Kerja Konstruksi
Proyek Chlor Alkali–Ethylene Dichloride (thr CA-EDC) senilai sekitar USD 800 juta resmi diperkuat.
Konstruksi Media – Proyek Chlor Alkali–Ethylene Dichloride (CA-EDC) senilai sekitar USD 800 juta resmi diperkuat melalui penandatanganan Conditional Share Subscription Agreement (CSSA) antara Chandra Asri Group, Danantara Indonesia, dan Indonesia Investment Authority (INA), Selasa (3/3).
Proyek ini merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang ditargetkan mulai beroperasi pada awal 2027.
Dikelola Oleh PT Chandra Asri Alkali
Investasi tersebut diarahkan untuk pembangunan fasilitas produksi Chlor Alkali dan Ethylene Dichloride (EDC) yang akan dikelola oleh PT Chandra Asri Alkali (CAA), anak usaha Chandra Asri Group. Fasilitas ini ditargetkan mampu memproduksi 400.000 ton caustic soda dan 500.000 ton EDC per tahun.
Baca Juga:
Mudik Lebaran 2026, Hutama Karya Kerahkan 3.273 Personel dan 467 Armada Siaga
Presiden Direktur dan CEO Chandra Asri Group, Erwin Ciputra, menyatakan dukungan dari mitra strategis mencerminkan kepercayaan terhadap kapabilitas perseroan dalam memperkuat rantai pasok nasional.
Menurutnya, proyek ini menjadi langkah penting untuk mengurangi ketergantungan impor bahan baku industri sekaligus mendorong agenda hilirisasi nasional.
Menyerap 3.000 Tenaga Kerja
Dari sisi konstruksi, proyek ini diperkirakan menyerap sekitar 3.000 tenaga kerja selama masa pembangunan dan 250 tenaga kerja saat memasuki tahap operasional.
Nilai investasi yang besar mencerminkan skala pembangunan fasilitas industri kimia yang kompleks, termasuk infrastruktur utilitas, sistem keselamatan, serta instalasi proses berstandar tinggi.
Investasi bersama senilai USD 200 juta dari Danantara Indonesia dan INA menjadi bagian dari struktur permodalan proyek.
Baca Juga:
Menteri Dodi Pastikan Jalur Pantura Barat Bebas Lubang Sebelum Mudik, Aman Bagi Pemotor
Chief Investment Officer Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir, menyebut kolaborasi tersebut sebagai langkah konkret dalam memperkuat industri strategis bernilai tambah tinggi.
Sejalan dengan itu, Pengganti Sementara Ketua Dewan Direktur INA, Eddy Porwanto, menegaskan investasi ini bertujuan meningkatkan daya saing dan ketahanan industri nasional secara berkelanjutan.
Dengan nilai investasi mencapai USD 800 juta, proyek CA-EDC menjadi salah satu pengembangan fasilitas industri kimia terbesar dalam kerangka PSN saat ini.




