Inovasi Canggih GI-Tube Geoforce Jadi Sorotan di PIT HATTI 2025
Teknologi GI-Tube berisi lumpur lokal sebagai solusi penanggulangan abrasi di wilayah pantai berlumpur.
Konstruksi Media — Ajang tahunan Pertemuan Ilmiah Tahunan Himpunan Ahli Teknik Tanah Indonesia (PIT HATTI) 2025 menjadi panggung bagi berbagai inovasi geoteknik nasional.
Salah satu yang menarik perhatian datang dari Geoforce Indonesia, yang memperkenalkan teknologi GI-Tube berisi lumpur lokal sebagai solusi penanggulangan abrasi di wilayah pantai berlumpur.
Menurut Dandung Sri Harninto, Direktur Utama Geoforce sekaligus Wakil Sekjen HATTI, teknologi GI-Tube dikembangkan untuk menjawab tantangan teknis di pesisir Indonesia. Menurutnya abrasi sering kali terjadi akibat lemahnya struktur tanah dan keterbatasan material pasir.
Baca Juga:
Bauer Ungkap Inovasi dan Tantangan Industri Konstruksi di PIT HATTI 2025
“Salah satu teknologi terbaru kita menggunakan geotekstil diisi pasir setempat atau lumpur sebagai isian itu,” ujar Dandung saat ditemui Konstruksi Media di arena PIT HATTI 2025 di Jakarta, Rabu (12/11).
GI-Tube Memanfaatkan Lumpur In-Situ sebagai Alternatif
GI-Tube merupakan karung geotekstil memanjang yang berfungsi sebagai pemecah gelombang atau revetment untuk melindungi garis pantai. Berbeda dari sistem konvensional yang mengandalkan pasir, GI-Tube memanfaatkan lumpur in-situ sebagai material pengisi. Inovasi ini membuat teknik tersebut lebih efisien dan ramah lingkungan.
Selain mencegah abrasi, struktur GI-Tube juga membantu menahan energi gelombang laut sehingga mempercepat proses sedimentasi alami di sekitar pantai. Dengan demikian, teknologi ini bukan hanya melindungi pesisir, tetapi juga membantu memulihkan ekosistem pantai yang terdampak erosi.
Lebih dari sekadar inovasi teknis, penerapan GI-Tube juga menunjukkan pentingnya pendekatan rekayasa yang adaptif terhadap kondisi geografis Indonesia yang beragam.
Dengan memanfaatkan material lokal dan mengedepankan metode konstruksi ramah lingkungan, teknologi ini dapat menjadi acuan bagi proyek-proyek pesisir lain di berbagai daerah.
Baca Juga:
Geotekindo Perkenalkan 3 Proyek dengan Tantangan Tanah Kompleks di PIT HATTI 2025
“Teknologi ini bisa jadi alternatif lokal yang murah dan efektif untuk menangani abrasi di pantai berlumpur,” tambahnya.
Kehadiran inovasi GI-Tube Geoforce menegaskan bahwa teknologi geoteknik lokal memiliki potensi besar untuk mendukung pembangunan infrastruktur pesisir yang berkelanjutan, efisien, dan sesuai karakteristik tanah Indonesia.




