Konstruksi Media – PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) membidik pendapatan sebesar Rp5,1 triliun dengan laba bersih di atas Rp700 miliar pada akhir tahun 2026. Target tersebut sejalan dengan kinerja positif perseroan sepanjang 2025 yang berhasil melampaui proyeksi awal.
Sepanjang tahun 2025, IMPC mencatatkan estimasi pendapatan melampaui Rp4,2 triliun, tumbuh sekitar 10 persen dibandingkan realisasi tahun 2024 yang sebesar Rp3,9 triliun. Sementara itu, laba bersih perseroan diperkirakan berada di atas Rp600 miliar.
Direktur Utama IMPC, Haryanto Tjiptodihardjo, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari konsistensi strategi bisnis, inovasi berkelanjutan, serta sinergi seluruh elemen perusahaan.
Baca juga: PT Impack Pratama Industri Menggandeng SCG Roofing untuk Distribusi Atap Alderon di Thailand
“Kami bersyukur atas pencapaian ini, yang tidak lepas dari kerja keras, kolaborasi, dan inovasi seluruh tim Perseroan. Didukung sekitar 3.000 karyawan, Perseroan secara konsisten menciptakan nilai tambah ekonomi di sepanjang rantai produksi hingga distribusi, sehingga turut mendorong perputaran ekonomi yang berdampak bagi puluhan ribu pemangku kepentingan,” ujar Haryanto dalam keterangan pers, Rabu (4/2/2026).
Untuk mendukung ekspansi usaha, pada semester II 2025 perseroan berhasil menghimpun dana sebesar Rp586,1 miliar melalui aksi Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) dengan menerbitkan 638,5 juta saham baru.
Dana hasil aksi korporasi tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung rencana ekspansi IMPC sepanjang tahun 2026, termasuk penguatan kapasitas produksi dan pengembangan pasar.
“Dengan neraca yang sehat serta posisi arus kas yang kuat, kami optimistis dapat mencetak pertumbuhan dua digit secara berkelanjutan setiap tahunnya,” tambah Haryanto. (***)
