
IKN Jadi Laboratorium Hidup Global, Otorita Gandeng Konsorsium Universitas Belanda
IKN resmi diposisikan sebagai laboratorium hidup (living lab) berskala dunia untuk riset pembangunan kota berkelanjutan.
Konstruksi Media – Ibu Kota Nusantara (IKN) kini resmi diposisikan sebagai laboratorium hidup (living lab) berskala dunia untuk riset pembangunan kota berkelanjutan. Hal ini dipertegas melalui kolaborasi akademik antara Otorita IKN, konsorsium Leiden–Delft–Erasmus Universities (LDE) dari Belanda, dan Universitas Mulawarman, Kamis (12/2/2026).
Kerja sama strategis ini tidak hanya berfokus pada riset landscape-based management, tetapi juga membuka jalur pengembangan kapasitas bagi insan Otorita IKN melalui program short course, magang, hingga peluang studi lanjut di Belanda.
Magnet Riset Internasional
Kepala Riset Department of Urbanism Delft University of Technology, Prof. Steffen Nijhuis, menyebut Nusantara sebagai fenomena unik bagi akademisi global. Menurutnya, keterlibatan langsung dalam melihat perencanaan dan pengelolaan kota yang sedang dibangun adalah kesempatan langka.
“Nusantara adalah laboratorium hidup, tidak hanya untuk Indonesia, melainkan untuk seluruh dunia. Kami sangat antusias bisa berdiskusi langsung dengan generasi muda yang merancang dan membangun kota ini,” ujar Steffen saat berkunjung ke KIPP Nusantara.
Kaderisasi Pemimpin Kota Masa Depan
Deputi Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN, Myrna Asnawati Safitri, menekankan bahwa forum ini adalah ruang bagi pegawai Otorita IKN yang didominasi generasi muda untuk berinteraksi langsung dengan pakar dunia.
“Sejumlah mahasiswa magister dari berbagai disiplin ilmu ingin mengembangkan riset di IKN. Kami juga sedang merancang kegiatan bersama yang bisa diikuti oleh insan Otorita IKN ke depan untuk penguatan kapasitas mereka,” ungkap Myrna.
Baca Juga:
Rayakan Usia Emas, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Para “Bintang” Properti
Hal senada disampaikan Dekan Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman, Irawan Wijaya Kusuma. Ia menilai tanggung jawab pembangunan IKN dalam 5 hingga 10 tahun ke depan akan beralih sepenuhnya ke tangan generasi muda.
Sebagai bentuk komitmen nyata terhadap pelestarian lingkungan, rangkaian kegiatan ini ditutup dengan penanaman pohon di Plaza Bhinneka Tunggal Ika. Sebelumnya, para delegasi akademisi juga mengunjungi titik strategis seperti Miniatur Hutan Hujan Tropis (MHHT) dan kawasan Glamping guna melihat langsung implementasi konsep kota hutan (forest city).




