InfrastrukturNews

Hutama Karya Tuntaskan Jembatan Darurat Aih Bobo, Jalur Logistik Gayo Lues Kembali Pulih

Hutama Karya resmi merampungkan pembangunan jembatan sementara Sungai Aih Bobo.

Konstruksi Media – Konektivitas utama di Kabupaten Gayo Lues, Aceh, yang sempat terputus akibat bencana hidrometeorologi kini kembali tersambung.

PT Hutama Karya (Persero) resmi merampungkan pembangunan jembatan sementara Sungai Aih Bobo yang mulai dioperasikan pada pekan lalu.

​Proyek tanggap darurat yang diinisiasi Kementerian Pekerjaan Umum (PU) ini menjadi urat nadi penting bagi distribusi kebutuhan pokok serta akses layanan kesehatan warga setempat.

​Teknologi Pelat Baja untuk Penanganan Cepat

​Mengingat urgensi pemulihan akses, Hutama Karya menggunakan sistem rangka pelat baja bergelombang (corrugated steel plate). Teknologi ini dipilih karena efisiensi waktu pemasangan namun tetap memiliki kekuatan struktur yang mumpuni untuk kebutuhan darurat.

​Secara teknis, jembatan ini memiliki spesifikasi sebagai berikut:

  • ​Bentang Utama: 27,5 meter.
  • ​Lebar: 5 meter.
  • ​Total Panjang Penanganan: 90 meter (termasuk oprit pendekat).
  • ​Kapasitas Beban: Maksimal 10 ton.

​Pekerjaan konstruksi ini tergolong cepat, dimulai sejak minggu ketiga Januari dan rampung pada minggu pertama Februari 2026.

Baca Juga:

Hutama Karya Optimalkan Pembangunan Sekolah Rakyat DKI Berstandar Tinggi

Hutama Karya
Hutama Karya rampungkan jembatan di Aceh. Dok.Hutama Karya

Pemulihan Ekonomi dan Akses Kesehatan

​Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, menyatakan bahwa penugasan ini difokuskan pada percepatan pemulihan akses warga dengan tetap menjaga mutu pekerjaan.

​“Hutama Karya berkomitmen mendukung pembangunan berkelanjutan pascakencana, agar konektivitas yang pulih dapat segera menggerakkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat,” ujar Mardiansyah dalam keterangan resminya, Senin (16/2).

​Sebelumnya, kerusakan jembatan pada November 2025 sempat melumpuhkan mobilitas hasil tani dan menghambat perjalanan pasien menuju fasilitas kesehatan.

Dengan selesainya jembatan sementara ini, risiko rantai pasok yang terganggu dapat diminimalisir sembari menunggu perencanaan penanganan jembatan permanen di masa mendatang.

​Pembukaan akses jembatan dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan daerah, termasuk Asisten III Bupati Gayo Lues, Amrin, serta jajaran BPJN Aceh dan Dinas PU Kabupaten Gayo Lues.

Kehadiran jembatan ini diharapkan menjadi solusi transisi yang aman bagi kendaraan logistik ringan dan kendaraan pribadi warga Gayo Lues menuju Aceh Tenggara maupun Aceh Tengah.

Artikel Terkait

Back to top button
Chat WhatsApp

HUBUNGI KAMI

👑 Berlangganan Artikel Premium 📰 Iklan Display Produk (Majalah dan Website) 📣 Liputan Khusus
Banner Kiri
Banner Kanan