Hutama Karya Rampungkan Pembangunan RSUD Kota Bima, Siap Beroperasi Juli 2026
PT Hutama Karya (Persero) merampungkan pembangunan RSUD Kota Bima.
Konstruksi Media – PT Hutama Karya (Persero) merampungkan pembangunan RSUD Kota Bima sebagai bagian dari dukungan penguatan layanan kesehatan di daerah.
Fasilitas tersebut ditinjau langsung oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin belum lama ini di Jalan Soekarno Hatta, Kota Bima, Nusa Tenggara Barat.
Proyek pembangunan rumah sakit tersebut telah mencapai progres fisik 100 persen pada akhir Desember 2025 dan kini memasuki tahap finalisasi operasional.
Baca Juga:
Topotels Perkuat Struktur Kepemimpinan, Tunjuk COO dan CFO Baru
Fasilitas RSUD Kota Bima
Dalam kunjungan tersebut, Budi Gunadi Sadikin meninjau sejumlah fasilitas penting seperti ruang CT-Scan, ruang operasi, unit perawatan intensif, serta peralatan medis pendukung.
RSUD Kota Bima dibangun sebagai rumah sakit tipe C untuk mendukung implementasi layanan prioritas nasional KJSU-KIA (Kanker, Jantung, Stroke, Uronefrologi, serta Kesehatan Ibu dan Anak).
“Kehadirannya diharapkan memperkuat akses layanan spesialis bagi masyarakat Kota Bima, Kabupaten Bima, dan Kabupaten Dompu,” ujar Budi.
Secara teknis, gedung utama rumah sakit terdiri dari tiga lantai dengan luas sekitar 7.557 meter persegi. Fasilitasnya meliputi instalasi gawat darurat (IGD), poliklinik spesialis, ruang operasi, ICU, NICU, PICU, radiologi, farmasi, serta rehabilitasi medik.
Selain itu, tersedia gedung rawat inap tiga lantai dengan kapasitas 100 tempat tidur untuk memperkuat daya tampung pasien.

Target Beroperasi Juli 2026
Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal, menyatakan keberadaan RSUD Kota Bima diharapkan dapat mempercepat penanganan penyakit prioritas di wilayah timur provinsi tersebut.
“Keberadaan rumah sakit ini akan mempercepat penanganan penyakit prioritas di wilayah timur provinsi serta dapat membantu masyarakat Bima dan sekitarnya tidak lagi harus berobat ke luar daerah untuk memperoleh layanan spesialis,” ujarnya.
Baca Juga:
RSUD Kota Bima direncanakan mulai melayani masyarakat pada Juli 2026 setelah seluruh tahapan finalisasi sarana, prasarana, serta kesiapan sumber daya manusia kesehatan rampung.
Pelaksana Harian Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, mengatakan penyelesaian proyek tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan infrastruktur kesehatan yang andal.
“Kami berharap rumah sakit ini tidak hanya rampung tepat waktu, tetapi juga mampu memberikan layanan terbaik bagi masyarakat dan mendukung peningkatan kualitas sistem kesehatan di Nusa Tenggara Barat,” ujarnya.




