Guru Besar Sipil ITB Sebut Pembangunan Pabrik Turap Baja di Tangerang “Warung Ilmu” Bagi Mahasiswa
Dengan hadirnya pabrik turap baja, Oriental Sheet Piling dapat ikut mendukung pengembangan pendidikan geoteknik di Indonesia.
Konstruksi Media – Guru Besar Fakultas Teknik Sipil Institut Teknologi Bandung (ITB), Prof. Masyhur Irsyam, menyampaikan apresiasi atas dilaksanakannya groundbreaking pabrik turap baja Oriental Sheet Piling (OSP) di Kawasan Industri Jatake, Tangerang-Banten.
Ia menyebut bahwa momentum ini perlu untuk diapresiasi karena telah mempertemukan dunia industri dengan akademisi, praktisi/ engineer, dan asosiasi profesi seperti Himpunan Ahli Teknik Tanah Indonesia HATTI.
Prof. Masyhur menyoroti kontribusi Oriental Sheet Piling dan ArcelorMittal Projects dalam mendukung pengembangan pendidikan geoteknik di Indonesia, khususnya tentang perencanaan turap.
Ia juga menghargai kontribusi Oriental Sheet Piling dan ArcelorMittal Projects terhadap pendidikan geoteknik dengan mensharing buku ‘Manual of Sheet Piling’ yang telah digunakan dalam perkuliahan dan sertifikasi profesi geoteknik HATTI.

Kenangan 15 Tahun Lalu
Ia mengenang pertemuannya dengan Soejanto (Country Head Sheet Piling Indonesia) sekitar 15 tahun lalu yang kala itu memberi oleh-oleh beberapa buku berjudul ‘Manual of Sheet Piling’, buku tentang perencanaan sheet pile yang langsung menarik perhatian karena membahas tentang perencanaan steel sheet pile dengan sangat detil, dimulai dari konsep dasar, contoh hitungan termasuk untuk kondisi kegempaan, hingga section properties dari sheet pile.
Menurut Prof. Masyhur, tingkat kedetilan manual tersebut lebih baik dibandingkan banyak buku referensi yang lazim digunakan dalam perkuliahan geoteknik di Indonesia.
Karena itu, ia menjadikan manual book tersebut sebagai salah satu rujukan utama baik dalam pengajaran di kuliah geoteknik maupun dalam program sertifikasi di Himpunan Ahli Teknik Tanah Indonesia (HATTI).
“Kami gunakan buku manual terbitan Oriental Sheet Piling sebagai salah satu acuan utama karena tingkat detailnya yang luar biasa,” imbuhnya.
Ia juga menyampaikan saran strategis kepada OSP agar dapat melakukan sosialisasi perencanaan sheet pile baja ke kampus-kampus teknik.
Menurutnya, banyak mahasiswa baru menyadari nilai pentingnya buku manual tersebut setelah lulus, dengan pemahaman lebih dini maka akan memperkuat kapasitas mereka sebagai calon praktisi.
“Kalau lulus nanti akan cenderung menggunakan buku manual ini dalam praktek perencanaan sheet pile di lapangan dan otomatis akan menggunakan produk yang disediakan oleh Oriental Sheet Piling yang tersedia di dalam buku manual tersebut,” tutupnya.
Baca Juga :
Oriental Sheet Piling hadir di PIT HATTI 2025, Buka Jalan TKDN Konstruksi Lewat Produksi Lokal




