Konstruksi Media – Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking dan penandatanganan prasasti pembangunan Warloka Marina Resort di Pulau Purung Desa Warloka Kecamatan Komodo Manggarai Barat, Jumat, 8 Oktober 2021. Dalam kegiatan tersebut hadir juga Wakil Bupati Manggarai Barat dr. Yulianus Weng dan Direktur PT. Komodo Kawisata Pratama Petrus Santoso.
“Pembangunan Warloka Marina & Resort sebagai bukti bahwa Provinsi NTT dan Kab. Manggarai Barat dipercaya dalam dunia usaha,” kata VBL.
VBL mengungkapkan, banyaknya investor yang masuk di NTT membuktikan kinerja pemerintah di NTT sangat bagus. Sehingga, PT Komodo Kawisata Pratama didorong untuk secepatnya mulai membangun dan Marina Warloka and Resorts bisa rampung di tahun 2023 mendatang.
- Menteri Ara Kaji Ulang Syarat Rumah Subsidi bagi Warga Berpenghasilan di Atas Rp7 Juta
- Meneropong Dinamika Resiprositas Ekonomi GlobalLesson Learned Tarif Resiprokal dan Dampaknya terhadap Mitra Dagang Dunia
- Per 3 April 2025, Hutama Karya Catatkan 122,24% Kenaikan Volume Kendaraan Lintasi JTTS
Selain itu, kehadiran VBL dalam acara peletakan batu pertama pembangunan Marina Warloka and Resort untuk memberikan beban kepada investor agar membangun hotel secara tuntas. Tak main-main, jika enam bulan ke depan belum mulai pembangunannya, VBL tak segan untuk mencabut izin pembangunan hotel di wilayah tersebut.
“Yang datang peletakan batu pertama adalah gubernur. Jika pembangunan hotel ini tidak jadi, maka mempermalukan gubernur. Investor yang ingin berinvestasi harus bersungguh-sungguh untuk berinvestasi,” ucap VBL.
VBL juga berpesan agar pembangunan tersebut bisa berguna dan bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Manggarai Barat khususnya warga Warloka Pesisir. Tak luput dirinya mengucapkan terim kasih dan mengapresiasi kinerja Presiden Joko Widodo yang bisa mewujudkan rencana sesuai keinginan meski masih pandemi Covid-19.
Di satu sisi, Wakil Bupati Manggarai Barat dr. Yulianus Weng menjelaskan, saat ini sedang dibangun jalan darat dari Warloka sampai Menjaga yang diprediksi rampung sebelum peresmian Warloka Marina Resort. Selain itu, pembangunan Warloka Marina Resort juga diharapkan bisa mendongkrak ekonomi masyarakat Warloka Pesisir.
“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Manggarai Barat, saya ucapkan terima kasih kepada investor karena telah merencanakan pembangunan di Warloka pesisir dan ini akan medorong ekonomi masyarakat setempat,” kata Yulianus.
Sementara, Direktur PT. Komodo Kawisata Pratama Petrus Santoso menambahkan, komitmen untuk mengeksplore kearifan okal yang dimiliki masyarakat Manggarai Barat sebagai upaya mempromosikan keunikan yang ada di Manggarai Barat.
Manajemen Warloka Marina and Resort akan menerapkan konsep kearifan lokal serta unsur tradisional khas NTT lebih khususnya Manggarai Barat, yakni kain tenun songke dan kain tenun daerah lain di Provinsi NTT. Pihaknya bertekad mengelola secara profesional jaringan hotel dengan berstandar internasional sekaligus mengusung kearifan lokal.
Marina dan resort dibangun Pulau Purung, Desa Warloka, Kecamatan Komodo menjadi salah satu bukti komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata di daerah yang telah ditetapkan sebagai destinasi wisata super premium.
“Manggarai Barat memiliki kopi dan kain tenun yang terkenal dan unik disajikan. Kopi manggarai sudah mendunia. Marina Warloka and Resort akan menyajikan kopi khas manggarai kepada tamu yang menginap,” ujar Petrus.
Petrus juga berkomitmen untuk menempatkan anak muda Desa Warloka dan daerah pesisir lainnya pada jabatan starategis hotel. Hal tersebut nantinya tentu akan tetap diimbangi dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang memenuhi persyaratan.
“Kami mendorong pelajar di Desa Warloka dan wilayah lainnya di Kabupaten Manggarai Barat untuk mempersiapkan diri bekerja di Warloka Marina and Resort,” tutur Petrus.
Sebagai informasi, turut hadir Dirut BPOLBF Shana Fatina, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan (PUPR) Manggarai Barat Ovan Adu, Plt Kepala Dinas Perhubungan Drs. Adrianus Gunawan, Kadis Kadis Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (PRKPP) Solus Rafael, Camat Komodo Imran, dan Ketua PHRI NTT Juvenile Jodjana