Arsitektur & DesignInfrastrukturKonstruksi BerkelanjutanNewsSustainability

Gubernur DKI Putuskan Bakal Bongkar Tiang-Tiang Monorel Jakarta

Proses pembongkaran akan dilakukan oleh Dinas Bina Marga secara bertahap dan terkoordinasi agar tidak menimbulkan kemacetan maupun gangguan signifikan bagi aktivitas warga.

Konstruksi MediaSetelah lebih dari dua dekade menjadi simbol proyek mangkrak di jantung ibu kota, tiang monorel yang menjulang di sepanjang Jalan HR Rasuna Said akhirnya akan ditertibkan.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan pembongkaran infrastruktur terbengkalai tersebut akan segera dimulai pada minggu ketiga Januari 2026, tepatnya Selasa atau Rabu pekan depan.

“Pembongkaran monorel seperti yang kemarin kami sampaikan, akan kami lakukan minggu ketiga, apakah hari Selasa atau Rabu depan,” ujar Pramono saat meresmikan Pasar Kombongan di Jakarta Pusat, Selasa (7/1/2026).

Pembongkaran ini menandai langkah tegas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menuntaskan warisan proyek lama yang selama bertahun-tahun mengganggu estetika kota sekaligus memicu persoalan tata ruang.

Pramono menegaskan, proses pembongkaran akan dilakukan secara bertahap dan terkoordinasi agar tidak menimbulkan kemacetan maupun gangguan signifikan bagi aktivitas warga.

“Jadi yang dibongkar tetap dilakukan, dengan pengalaman yang ada, Bina Marga berkoordinasi untuk melakukan pembongkaran, tidak dilakukan penutupan,” katanya.

Dibongkar Dinas Bina Marga DKI Jakarta

Menurut Pramono, pembongkaran sepenuhnya akan dilakukan oleh Dinas Bina Marga DKI Jakarta. Keputusan ini diambil setelah PT Adhi Karya selaku pihak terkait tidak menindaklanjuti surat resmi Pemprov DKI untuk membongkar sendiri tiang monorel tersebut hingga batas waktu yang ditentukan.

Tiang Monorel Jakarta
Tiang Monorel Jakarta. Dok. Ist

“Tiang monorel yang melakukan adalah Pemerintah DKI Jakarta, Bina Marga. Adhi Karya sudah kami surati dan batas waktunya sudah lewat, kami akan melakukan sendiri. Dan nanti akan kami taruh di mana, tempat yang dibongkar tentunya menjadi kewenangan Jakarta sepenuhnya,” ujar Pramono.

Lebih jauh, pembongkaran tiang monorel ini tidak hanya dimaksudkan untuk membersihkan proyek mangkrak, tetapi juga menjadi bagian dari penataan ulang kawasan Rasuna Said. Pemprov DKI berencana memperlebar jalan, membangun pedestrian, serta meningkatkan kualitas ruang publik dengan dukungan anggaran dari APBD DKI Jakarta.

“Kami sudah menetapkan waktunya adalah Januari. Jadi, kalau Januari nanti DKI membongkar. Sekaligus kami akan memperlebar jalan, membangun pedestrian, dan dananya sudah ada. Mudah-mudahan tahun depan Rasuna Said menjadi lebih baik,” tandas Pramono.

Baca Juga  :

TaK Kunjung Dibongkar Adhi Karya, Pemprov DKI Mulai Bongkar Tiang Monorel Mangkrak Pekan Ketiga Januari 2026

Artikel Terkait

Back to top button
Chat WhatsApp

HUBUNGI KAMI

👑 Berlangganan Artikel Premium 📰 Iklan Display Produk (Majalah dan Website) 📣 Liputan Khusus
Banner Kiri
Banner Kanan