NewsProdukProfilSustainabilityTeknologi

Georeka Meraki Dorong Kolaborasi Ilmiah di PIT HATTI 2025

Pentingnya pendekatan lapangan dalam desain geoteknik yang tidak bisa hanya mengandalkan teori buku.

Konstruksi Media – Georeka Meraki Paltisera kembali menegaskan reputasinya sebagai konsultan geoteknik yang tangguh dan inovatif. Dalam ajang Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) Himpunan Ahli Teknik Tanah Indonesia (HATTI) ke-XXIX tahun 2025 di Jakarta, pihaknya terus mendorong semangat kolaborasi.

Di tengah berkumpulnya para ahli teknik tanah dari seluruh Indonesia, perusahaan ini menampilkan semangat penelitian dan penerapan teknologi yang kuat, terutama dalam proyek-proyek berbasis tantangan lapangan ekstrem.

Project Engineer Georeka Meraki Paltisera , Josua Adrinov, menyebut bahwa proyek paling menantang yang pernah mereka tangani adalah di kawasan Siting Jawa Lawik.

“Proyek itu memiliki kompleksitas tinggi karena berada di tanah breksi, kondisi yang jarang terjadi di Indonesia. Secara teoritis, referensi ilmiahnya masih sangat minim, sehingga kami harus melakukan pendekatan desain khusus dan memverifikasi langsung di lapangan,” kata Josua saat ditemui Konstruksi Media di gelaran PIT HATTI 2025, Jakarta, Rabu, (12/11/2025).

Ia menambahkan, proyek tersebut tidak hanya menguji kemampuan teknis dalam membentuk fondasi dan stabilitas lereng, tetapi juga menuntut kolaborasi lintas disiplin antara ahli geoteknik dan struktur. Dalam praktiknya, Georeka mengandalkan tim internal dari Bandung yang juga berkoordinasi dengan para profesor ahli dari KKJTJ untuk memastikan desain yang hand built tetap aman dan adaptif terhadap perubahan kondisi lapangan.

Georeka Meraki Paltisera
Insinyur Proyek Georeka Meraki Paltisera, Josua Adrinov. dokter. Konstruksi Media

Lebih lanjut, Josua menekankan bahwa dalam dunia geoteknik tidak ada ringkasan mutlak yang bisa dijadikan patokan tunggal.

“Dalam praktiknya, kita tidak bisa hanya bergantung pada teori atau rumus dari buku. Setiap kondisi tanah memiliki karakteristik yang unik. Penyesuaian di lapangan sama pentingnya dengan desain teoritis,” kata dia.

Pengetahuan Praktis

Pandangan ini sejalan dengan semangat PIT HATTI yang mengedepankan pertukaran pengetahuan praktis dan solusi nyata di lapangan.

Menutup perbincangan, Josua menggambarkan karakter Georeka dalam tiga kata yakni Trusted, Outstanding, dan Modern. Filosofi ini cermin menjadi cara perusahaan membangun kepercayaan klien, menjaga kualitas hasil kerja, serta terus berinovasi mengikuti perkembangan teknologi geoteknik.

Pada ajang PIT HATTI 2025, Georeka Meraki Paltisera tidak hanya hadir sebagai peserta, namun juga sebagai representasi profesional muda Indonesia yang siap mengangkat praktik geoteknik ke tingkat global.

Baca Juga :

PIT HATTI 2025: Sinergi Ahli Geoteknik Menuju Indonesia Tangguh dan Berkelanjutan

Artikel Terkait

Back to top button
Chat WhatsApp
Banner Kiri
Banner Kanan