
Konstruksi Media – Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Wilayah Sulawesi Selatan menyelenggarakan kegiatan Halal Bihalal yang bertempat di Hyatt Place Makassar, Sulsel.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antar pengurus PII Sulsel, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat kontribusi insinyur dalam pembangunan daerah, kemandirian produk, dan perluasan lapangan kerja.
Dalam sambutannya, Ketua PII Sulsel, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc, menyampaikan pentingnya insinyur untuk tidak hanya menjadi tenaga kerja, tetapi juga sebagai pelaku industri yang menciptakan produk inovatif.
“Kami mendorong anggota PII untuk mengembangkan produk-produk berbasis teknologi yang dapat bersaing di pasar, baik lokal maupun nasional,” terang dia di Makassar, Sulsel, (03/05).
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk mempertegas peran insinyur dalam pembangunan infrastruktur dan ekonomi Sulsel.
“Insinyur memiliki tanggung jawab besar dalam mendorong kemajuan daerah, mulai dari perencanaan infrastruktur, pengembangan industri, hingga pemanfaatan teknologi tepat guna,” ujar Prof. Dr. Ir. Muhammad Isran Ramli, yang menjadi moderator dalam acara ini.

Salah satu agenda penting dalam acara ini adalah penguatan struktur kepengurusan PII di tingkat kabupaten/kota. “Kami akan mengaktifkan kembali cabang-cabang PII yang belum optimal bergerak, sehingga program-program kami bisa lebih terarah dan bermanfaat bagi anggota dan masyarakat,” ungkap Dr. Eng. Ir. Muhammad Rusman, ST., MT., IPM yang juga merupakan Sekertaris wilayah PII Sulsel.
Dengan struktur kepengurusan yang lebih solid, PII Sulsel berharap dapat memperluas jangkauan program pelatihan, pendampingan, dan advokasi bagi insinyur di daerah.
Kegiatan Halal Bihalal ini ditutup dengan diskusi ringan dan komitmen seluruh peserta dari para pelaku akademisi, praktisi, dan industri di Sulawesi Selatan untuk menjadikan PII sebagai wahana dalam kolaborasi keinsinyuran dalam mendukung reindustrialisasi mendukung pembangunan infrastruktur yang efisien dan berkelanjutan, serta berkolaborasi dengan pemerintah dan berbagai pihak untuk mendorong pertumbuhan industri di Indonesia.
Sebagaimana diketahui, peran PII dalam Hilirisasi Industri yakni Reindustrialisasi yang menjadi fokus utama PII adalah bagian dari Prioritas Nasional Asta Cita ke-5 yaitu melanjutkan hilirisasi industri.
Baca Juga :
- KAI Bandara Mengimbau Penumpang untuk Datang Lebih Awal
- Pantauan Arus Balik Lebaran 2025 di Ruas Tol ASTRA Infra: 4,4 Juta Kendaraan Melintas Hingga 4 April
- Jembatan Steel Box Girder Simpang Susun Bitung, Inovasi Struktur Baja Terpanjang di Indonesia
- Kiprah Pandu Sjahrir Membangun Masa Depan Indonesia Lewat BPI Danantara
- Gelar Halal Bihalal, PII Sulsel Perkuat Peran Insinyur dalam Pembangunan Daerah