INFOKorporasiNews

Garap Proyek PSN Energi, WIKA Raih Kontrak Pipa Gas Rp1,87 Triliun

Ruang lingkup pekerjaan meliputi Engineering, Procurement, Construction, and Commissioning (EPCC) untuk pembangunan pipa transmisi gas sepanjang kurang lebih 279,8 kilometer. 

Konstruksi Media – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) kembali membukukan kontrak baru melalui proyek Pembangunan Pipa Transmisi Gas Segmen Stasiun Kompresor Gas (SKG) Belawan–Stasiun Labuhan Batu dengan nilai mencapai Rp1,87 triliun.

Proyek tersebut merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) sektor energi sebagaimana tercantum dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 109 Tahun 2020. Regulasi ini menetapkan pembangunan infrastruktur energi dan gas bumi sebagai fondasi penting dalam pemenuhan kebutuhan energi domestik secara berkelanjutan.

Ruang lingkup pekerjaan meliputi Engineering, Procurement, Construction, and Commissioning (EPCC) untuk pembangunan pipa transmisi gas sepanjang kurang lebih 279,8 kilometer. Jalur pipa ini akan menghubungkan SKG Belawan dengan Stasiun Labuhan Batu di wilayah Sumatera, guna memperkuat keandalan dan konektivitas jaringan distribusi gas nasional.

Direktur Utama WIKA, Agung Budi Waskito, mengatakan perolehan kontrak tersebut semakin menegaskan posisi WIKA sebagai perusahaan EPCC sekaligus green contractor nasional, khususnya dalam pengembangan infrastruktur energi berskala besar dan strategis.

Baca juga: Top! WIKA Beton Raih Dua Penghargaan Indonesia ESG Leadership Award 2025

“Kepercayaan yang diberikan kepada WIKA dalam proyek PSN ini menjadi bukti kapabilitas perseroan dalam mengelola proyek energi yang kompleks. Sekaligus mendukung Asta Cita swasembada energi, transisi energi, dan kemandirian energi nasional,” ujar Agung dalam keterangan resmi, Kamis (18/12/2025).

Adapun lingkup pekerjaan WIKA mencakup tahap persiapan, survei dan investigasi teknis, detail engineering design (DED), pengadaan dan konstruksi fasilitas gas, sistem kompresor, jaringan pipa transmisi, fasilitas pig launcher dan pig receiver, sistem gas metering, hingga pengendalian korosi berbasis Impressed Current Cathodic Protection (ICCP). Proyek ini juga mencakup tahapan pre-commissioning, commissioning, dan startup.

Dengan tambahan kontrak baru tersebut, WIKA optimistis dapat memperkuat portofolio proyek strategis nasional, meningkatkan kontribusi terhadap ketahanan energi nasional, sekaligus mendukung langkah penyehatan kinerja perseroan ke depan. (***)

Artikel Terkait

Back to top button
Chat WhatsApp

HUBUNGI KAMI

👑 Berlangganan Artikel Premium 📰 Iklan Display Produk (Majalah dan Website) 📣 Liputan Khusus
Banner Kiri
Banner Kanan