Info ProyekMaterialNews

Dukung Riset Kesehatan, KWOSM Pasok 2.000 Ton Besi Beton Gedung Baru Unair

Pasokan ini jadi bentuk dukungan nyata Krakatau Steel Group terhadap pengembangan pendidikan nasional.

Konstruksi Media – PT Krakatau Wajatama Osaka Steel Marketing (KWOSM) resmi memasok 2.000 ton besi beton untuk pembangunan Gedung Health Science Kampus A Universitas Airlangga (Unair), Surabaya. Proyek strategis yang dikerjakan oleh PT Nindya Karya (Persero) sebagai kontraktor utama ini ditargetkan rampung tepat waktu.

Direktur Utama KWOSM, Ika Maulid Nur Ahmad, menegaskan bahwa pasokan material ini merupakan bentuk dukungan nyata Krakatau Steel Group terhadap pengembangan pendidikan nasional. Melalui besi beton berkualitas, KWOSM ingin memastikan standar keamanan dan kekuatan konstruksi terbaik bagi pusat riset tersebut.

“Melalui penyediaan besi beton berkualitas, PT KWOSM ingin memastikan proyek ini selesai tepat waktu dengan standar keamanan dan kekuatan konstruksi terbaik,” ujar Ika Maulid, dalam keterangannya, Kamis (22/1).

Baca Juga:

Krakatau Steel Sebut P3DN Sebagai Benteng Pertahanan Industri Baja Nasional

Pusat Inovasi Kesehatan Internasional

KWOSM
Progres pembangunan gedung health science kampus A Universitas Airlangga. Dok.KWOSM

Gedung ini diproyeksikan menjadi pusat inovasi kesehatan internasional guna memperkuat peran Unair dalam mencetak tenaga medis profesional. Kehadiran infrastruktur modern tersebut diharapkan segera memberikan manfaat luas bagi mahasiswa, dosen, serta masyarakat.

Secara terpisah, Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Dr. Akbar Djohan, menekankan bahwa keterlibatan ini merupakan bagian dari komitmen besar grup untuk membangun Indonesia. Menurutnya, baja adalah “Mother of Industry” yang memegang peranan vital dalam mewujudkan kemakmuran masyarakat.

Baca Juga:

Dukung Hunian Tahan Gempa, Krakatau Steel Pasok 2.685 Ton Baja untuk Tower Creativo Bintaro

Akbar Djohan, yang juga menjabat sebagai Chairman IISIA dan ALFI, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari pencapaian Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Kontribusi pada infrastruktur pendidikan dianggap sebagai investasi jangka panjang bagi kemandirian bangsa di masa depan.

Artikel Terkait

Back to top button
Chat WhatsApp

HUBUNGI KAMI

👑 Berlangganan Artikel Premium 📰 Iklan Display Produk (Majalah dan Website) 📣 Liputan Khusus
Banner Kiri
Banner Kanan