InfrastrukturMaterialNews

Dukung Pemulihan Bencana di Sumatera, Krakatau Steel Group Suplai 900 Ton Baja Jembatan Bailey

900 Ton Baja Dikirim untuk Bangun Jembatan Darurat di Sumatera

Konstruksi Media – PT Krakatau Wajatama Osaka Steel Marketing (PT KWOSM), bagian dari Krakatau Steel Group, memperkuat komitmennya dalam penanganan bencana nasional melalui penyediaan material baja berkualitas tinggi.

Sepanjang 2025, perusahaan telah menyalurkan sekitar 900 ton material baja untuk pembangunan jembatan darurat (Bailey) di sejumlah wilayah terdampak bencana di Sumatera.

Material yang disuplai berupa baja profil UNP high grade dengan spesifikasi khusus, diproduksi oleh PT Krakatau Osaka Steel. Produk ini dirancang untuk kebutuhan konstruksi panel jembatan, guna menjamin keamanan dan ketahanan infrastruktur dalam situasi darurat.

Baca Juga:

Sambut 2026, Dirut Krakatau Steel Genjot Produksi Baja dan Budaya Malu

Direktur Utama PT KWOSM, Ika Maulid Nur Ahmad, menyebut penyaluran baja tersebut sebagai bentuk tanggung jawab sosial industri baja nasional dalam mendukung ketahanan infrastruktur Indonesia.

“Kami percaya kolaborasi antara BUMN, industri, dan pemerintah adalah kunci mempercepat pemulihan pascabencana. Kami berharap bantuan material ini memberikan manfaat nyata bagi mobilitas masyarakat di wilayah terdampak,” ujar Ika dalam keterangannya, Selasa (30/12).

Sinergi Strategis untuk Ketahanan Nasional

PT Krakatau Steel
Seluruh material baja difabrikasi oleh PT Krakatau Baja Konstruksi.Dok.PT Krakatau Steel

Dalam pelaksanaannya, proyek ini melibatkan kerja sama antara Krakatau Steel Group dan Kementerian Pertahanan RI. Seluruh material baja difabrikasi oleh PT Krakatau Baja Konstruksi (PT KBK) untuk memastikan ketepatan waktu dan kualitas produk, sehingga distribusi logistik pascabencana dapat berjalan lancar.

Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Akbar Djohan, menegaskan peran grup perusahaan sebagai Mother of Industry menjadi fondasi penting bagi pembangunan nasional. Program ini juga mendapat dukungan dari Danantara sebagai bagian dari implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga:

Krakatau Steel Gelar RUPSLB, Siap Ngebut di 2026

“Di sinilah kita buktikan bahwa produk unggulan dalam negeri mampu menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Ke depan, gerakan ini harus semakin luas agar dampak sosialnya bagi kemakmuran bangsa semakin terasa,” kata Akbar, yang juga menjabat sebagai Chairman IISIA dan ALFI.

Pengiriman material baja ini dipastikan akan terus berlanjut secara berkelanjutan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan daerah-daerah di Sumatera yang membutuhkan penanganan infrastruktur cepat dapat segera memulihkan akses transportasi dan menggerakkan kembali aktivitas ekonomi.

Artikel Terkait

Back to top button
Chat WhatsApp

HUBUNGI KAMI

👑 Berlangganan Artikel Premium 📰 Iklan Display Produk (Majalah dan Website) 📣 Liputan Khusus
Banner Kiri
Banner Kanan